Medan-Mediadelegasi: Ketua Mahasiswa dan Masyarakat Tolak Korupsi (MMTK) Sumatera Utara menyatakan akan melakukan aksi jalan kaki dari Kota Medan menuju Jakarta sebagai bentuk perjuangan moral untuk menyuarakan dugaan persoalan tata kelola sektor kesehatan di Kota Medan, khususnya terkait dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan proyek di RSUD dr. Pirngadi Kota Medan.
Meminta Aksi tersebut mengajak seluruh dan elemen LSM dan Masyarakat Sumatera Utara terkhusus Masyarakat Kota Medan kepada pemerintah pusat, Kejaksaan Agung,Komisi Pemberantasan Korupsi serta lembaga penegak hukum lainnya agar memberikan perhatian serius terhadap dugaan penyimpangan yang dinilai berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua MMTK Sumatera Utara menyampaikan bahwa kondisi pelayanan kesehatan di Kota Medan perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, apabila terdapat penyimpangan dalam pengelolaan anggaran kesehatan, maka masyarakat yang akan menjadi pihak paling dirugikan karena berpotensi memengaruhi mutu pelayanan rumah sakit.
“Perjalanan kaki ke Jakarta ini merupakan simbol perjuangan masyarakat terkhusus kota Medan untuk mencari keadilan. Kami ingin pemerintah pusat mendengar langsung aspirasi masyarakat kota Medan Sumatera Utara terkait dugaan persoalan di sektor kesehatan, khususnya di RSUD dr. Pirngadi Kota Medan,” ujarnya.
MMTK Sumatera Utara juga mendesak Kejaksaan Negeri Medan agar mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan maupun dugaan yang telah disampaikan. Organisasi tersebut meminta agar seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan diperiksa secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
Secara khusus, MMTK meminta Kejari Medan dan Polrestabes Medan memeriksa pihak-pihak yang mereka sebut dalam laporannya, Hasil investigasi dilapangan dari salah satu pegawai yang tidak mau disebutkan Adalah namanya berinisial N. Dan Makan minum Bergizi untuk pasien tahun 2023 s/d 2026. Sama makan minum Kotak / 2023 s/d 2026. Dan Inisial R merupakan anak salah satu anggota DPRD Kota Medan. Dan Inisial A yang merupakan pengusaha tamak dan rakus dan diduga masih berstatus pegawai BUMD sekarang.
Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi jalan kaki, MMTK berencana menyerahkan dokumen dan laporan kepada lembaga penegak hukum di Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi di sektor kesehatan. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : GS
Editor : Alan
Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara






