Bahas Sengketa Lahan, KNPI Labura dan ATR/BPN Sepakat Perkuat Kolaborasi Reforma Agraria

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rantauprapat-Mediadelegasi: Bahas sengketa lahan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang dipimpin Ketua Terpilih Ginda Ansari Sinaga melakukan audiensi dan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Labuhanbatu di Jalan Abdul Hakim Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (6/8/26) malam.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi antara organisasi kepemudaan dan otoritas pertanahan mengenai berbagai persoalan agraria yang dinilai masih menjadi isu strategis di wilayah Negeri Basimpul Kuat Babontuk Elok. Konflik kepemilikan lahan, sengketa pertanahan, hingga perlunya percepatan reforma agraria menjadi fokus pembahasan dalam dialog tersebut.

Rombongan Pengurus DPD KNPI Labura tersebut disambut langsung Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Labuhanbatu Khalid Afdillah Handoyo, S.H., didampingi Kepala Subbagian Kepala Tata Usaha Ismail, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, Khalid menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria membutuhkan pendekatan lintas sektor, bukan hanya menjadi tanggung jawab ATR/BPN semata.

Menurutnya, langkah paling ideal adalah mendorong pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di setiap daerah sebagai wadah koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan persoalan pertanahan.

“Untuk penyelesaian konflik agraria, yang ideal adalah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sehingga berbagai persoalan pertanahan, khususnya yang bersifat horizontal, tidak terus berlarut-larut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Utara Meninggal Dunia

Khalid bahkan mengibaratkan konflik pertanahan sebagai persoalan yang tidak pernah benar-benar hilang apabila tidak ditangani secara sistematis.

“Konflik pertanahan itu seperti zombie. Selalu muncul dan seolah tidak pernah selesai. Karena itu, kami mendorong seluruh kepala daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, agar segera membentuk GTRA. Dalam gugus tugas tersebut terdapat seluruh unsur pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda. Kami siap memberikan bimbingan, pendampingan, dan masukan agar pembentukannya berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih DPD KNPI Labuhanbatu Utara, Ginda Ansari Sinaga, mengatakan persoalan agraria selama ini menjadi salah satu isu yang paling sering menyita perhatian masyarakat. Menurutnya, berbagai sengketa lahan tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak segera ditangani secara komprehensif.

Karena itu, kata Ginda, KNPI hadir untuk membangun komunikasi dan sinergi yang konstruktif dengan ATR/BPN sebagai bagian dari upaya mendorong terciptanya penyelesaian konflik pertanahan yang adil dan berkeadilan.

“DPD KNPI Labuhanbatu Utara hadir untuk membangun komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang konstruktif bersama ATR/BPN agar setiap persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara tepat, adil, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

BACA JUGA:  Forkopimda Labuhanbatu Berdoa PSU Berjalan Kondusif

Ginda juga menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria. Menurutnya, keberadaan GTRA dapat menjadi instrumen strategis dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan agraria yang selama ini berkembang di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Ia menegaskan, organisasi kepemudaan siap mengambil peran aktif dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria melalui edukasi, pengawasan, dan penguatan partisipasi masyarakat.

“Kami menyambut baik pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria sebagai langkah strategis dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan agraria di Labuhanbatu Utara. KNPI siap mendukung program tersebut dengan melibatkan pemuda sebagai mitra yang aktif, kritis, dan solutif. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan kepastian hukum dan keadilan agraria, bukan sekadar menjadi penonton,” pungkas Ginda.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal terbangunnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam mendorong penyelesaian konflik agraria secara lebih terintegrasi, sehingga mampu menghadirkan kepastian hukum, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : GS

Editor : Alan

Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, KNPI Labura Silaturahmi dengan Satintelkam Polres Labuhanbatu
Kampung Pancasila Kodim 0209/Labuhanbatu Masuk Penilaian Nasional, Wujud Nyata Pembinaan Teritorial TNI AD
Deretan Prestasi Caroline Cicilia Nababan, Bocah SD Asal Labuhanbatu yang Taklukkan Olimpiade Asia
Mengharukan! Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Matematika Asia Ingin Bertemu Bobby Nasution, Memohon Meja Belajar
Truk Sawit Terguling Menimpa Siswi SMP di Labuhanbatu, 1 Meninggal Dunia
Kadisdik Labuhanbatu Bantah Isu Dugaan Setoran dalam Pengangkatan Kepala Sekolah
Bupati Labuhanbatu Utara Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pentingnya Sinergitas dengan Semua Elemen
Heboh Video TNI Diduga Rampas 16 Ekor Lembu, Kodim Labuhanbatu Buka Fakta Sebenarnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Bahas Sengketa Lahan, KNPI Labura dan ATR/BPN Sepakat Perkuat Kolaborasi Reforma Agraria

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Perkuat Sinergitas, KNPI Labura Silaturahmi dengan Satintelkam Polres Labuhanbatu

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kampung Pancasila Kodim 0209/Labuhanbatu Masuk Penilaian Nasional, Wujud Nyata Pembinaan Teritorial TNI AD

Senin, 20 Juli 2026 - 14:26 WIB

Deretan Prestasi Caroline Cicilia Nababan, Bocah SD Asal Labuhanbatu yang Taklukkan Olimpiade Asia

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:41 WIB

Mengharukan! Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Matematika Asia Ingin Bertemu Bobby Nasution, Memohon Meja Belajar

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB