Deliserdang-Mediadelegasi: Ekstrakurikuler Siswa Pecinta Alam “Wana Bumi” MAN 1 Medan mengutus tiga atlet terbaiknya untuk berlaga dalam ajang bergengsi Festival Panjat Tebing Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Deli Serdang. Kompetisi yang digelar pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tiga atlet muda yang dikirimkan untuk membela nama baik madrasah adalah M. Hafizh Ahnaf dari kelas XI yang juga menjabat sebagai Ketua Ekstrakurikuler Sispala Wana Bumi, serta dua siswi berbakat dari kelas X, yaitu Azra Akila dan Miftahul Rizkiyah. Ketiganya bersiap bersaing ketat memperebutkan gelar juara di ajang tingkat kabupaten tersebut.
Festival Panjat Tebing Kemerdekaan RI yang memperebutkan Piala Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Deli Serdang ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kuzu Serasi Wilson Tarigan, SE. Pembukaan berlangsung di Arena Panjat Tebing Kompleks Kolam Renang Deli Serdang, Lubuk Pakam, dengan penuh semangat kemerdekaan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Deli Serdang menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kompetisi ini. Ia menilai festival panjat tebing menjadi wadah yang sangat positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas dan pantang menyerah.
Kompetisi ini menarik minat luas dari para atlet muda yang berasal dari berbagai wilayah dan kecamatan di Kabupaten Deli Serdang maupun daerah sekitarnya. Kategori usia yang dipertandingkan pun beragam, mencakup kelompok usia 10 tahun, 15 tahun, 17 tahun, hingga kelompok usia 19 tahun.
Turut hadir langsung menyaksikan pembukaan acara tersebut Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Sumatera Utara, drg. Yerzi A. Rinjani, Sp.Ort., beserta jajaran pengurus FPTI lainnya. Kehadiran tokoh olahraga tingkat provinsi ini turut memberikan dorongan semangat dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh peserta.
Kontingen Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan tampil dengan penuh semangat meskipun dalam kejuaraan kali ini belum berhasil meraih posisi terbaik. M. Hafizh Ahnaf selaku ketua tim hanya mampu menempati peringkat ke-5 di kelas yang diikutinya. Hasil ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan evaluasi bagi para atlet.
Para atlet dari MAN 1 Medan menyampaikan harapan besar agar keikutsertaan mereka mendapat perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pihak sekolah. Dukungan tersebut diharapkan dapat berupa pembinaan berkelanjutan serta penyediaan sarana dan prasarana latihan yang lebih memadai di lingkungan madrasah.
Pelatih utama Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan, Hendra Gustian, menyampaikan harapan tulusnya atas keikutsertaan anak didiknya dalam ajang tersebut. “Kami berharap ajang ini menjadi wadah positif bagi mereka untuk berkompetisi secara sportif,” ujar Hendra menyikapi perjuangan para atletnya.
Selain itu, Hendra juga berharap keikutsertaan dan pencapaian yang diraih para atlet ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota ekstrakurikuler lainnya. Ia juga memohon dukungan pihak sekolah agar terus memperhatikan kegiatan Sispala, termasuk pengadaan sarana pelatihan yang lebih lengkap dan layak.
Menurutnya, dengan adanya dukungan fasilitas yang memadai, kedepannya para atlet Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan berpeluang besar meraih prestasi yang lebih gemilang. Pengalaman bertanding di tingkat kabupaten ini menjadi langkah awal yang berharga sebelum menembus kompetisi yang lebih tinggi.
Disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet MAN 1 Medan patut diapresiasi. Meski belum juara hari ini, pengalaman bertanding dan berinteraksi dengan atlet lain menjadi bekal berharga demi kemajuan prestasi madrasah di masa mendatang. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Hendra
Editor : Alan







