Labusel-Mediadelegasi; Sebuah potret indah toleransi dan kekayaan budaya tersaji dalam pesta pernikahan unik di Desa Binangadua, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Pernikahan ini menjadi sorotan karena berhasil memadukan secara apik kearifan lokal adat Jawa dan tradisi Tapanuli Selatan (Tapsel).
Prosesi sakral yang mempertemukan mempelai wanita bersuku Jawa, Lela Surya Fitri Harahap, S.Pd., dengan pria asal Gunungtua, Padang Lawas Utara, H. Sulthon El-Hasbi Rambe, Lc., M.Pd., berlangsung khidmat pada Kamis, 24 September 2026.
Di balik keunikan kolaborasi antar-etnis ini, ada kisah menarik dari orang tua mempelai wanita. Sang ayah, Supanji, kini telah resmi ditabalkan bermarga Harahap. Sementara istrinya, Satinem, menyandang marga Siregar.
Menariknya, penabalan ini bukan sekadar formalitas pesta. Supanji yang sudah lama menetap di lingkungan tersebut ternyata telah mahir berbahasa Tapanuli Selatan.
Bahkan, marga Harahap tersebut sudah tercatat resmi di dokumen Kartu Keluarga (KK) miliknya.
Prosesi Adat Makkobar yang Penuh Haru
Isak tangis haru dari Supanji tak terbendung saat dirinya menghadap para Raja Adat.
Pengukuhan marga ini menjadi syarat mutlak untuk melaksanakan Makkobar Adat Boru Marbagas, yaitu tradisi musyawarah adat pernikahan putri dalam budaya Tapanuli Selatan.
Sidang adat tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh para Raja Torbing Balok dari tiga dusun, yaitu Dusun Tanjungraya, Dusun Sungaidua-Aekkorsik, dan Dusun Sinarjaya. Jalannya prosesi dipandu secara langsung oleh Raja Torbing Balok Dusun Sinarbulan, Haji Kodirun Harahap, S.H.
Perpaduan Tradisi
Usai prosesi akad nikah, pelaminan berubah menjadi panggung bertemunya dua kebudayaan besar. Acara adat Tapsel dimulai dengan tradisi upa-upa serta pemberian nasihat setawar sedingin kepada kedua mempelai.
Tidak lama berselang, suasana berganti menjadi sakralnya tradisi Jawa melalui prosesi panggih atau temu mempelai, yang diakhiri dengan momen pamitan yang syahdu kepada orang tua.
Pernikahan lintas suku di Labusel ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan latar belakang budaya tidak menjadi penghalang, melainkan justru melahirkan sebuah harmoni yang sangat indah. D|Red-06






