Reklamasi Membawa Bencana, Penguasa Dermaga Jangan Tutup Mata

Sabtu, 26 September 2020 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air asin genangi pemukiman Belawan. Foto:D|Ist

Air asin genangi pemukiman Belawan. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Banjir, rob dan banjir rob. Tiga sebutan yang menggambarkan tergenangnya rumah dan pemukiman penduduk. Reklamasi membawa bencana, kini menjadi problematika besar warga di Belawan, Sumatera Utara.

Air asin menggenangi pemukiman kerap terjadi belakangan ini. Sejumlah kalangan berpendapat, kondisi memprihatinkan ini antara lain dikarenakan aksi eksploitasi kawasan pantai yang merajalela tak terkendali.

Pantauan Mediadelegasi, di kawasan Belawan yang dikepung Deliserdang itu setahun terakhir bagai disulap menjadi kawasan bisnis pribadi hingga berskala besar yang mengabaikan kerusakan alam. Alihfungsi mangrove menjadi kawasan tambak dan perkebunan kelapa sawit, hingga reklamasi kawasan pantai berdalih kepentingan negeri.

BACA JUGA: Reklamasi Bisa Bikin Belawan Tenggelam

Reklamasi untuk perluasan dermaga di Pelabuhan Belawan. Dermaga ini menunggu toke hebat dari negeri asing. Foto:D|redaksi

Menyulap laut membenteng pantai dengan ratusan juta kubik timbunan dalam aksi reklamasi oleh penguasa dan pengusaha pelabuhan memperluas area dermaga Pelabuhan Belawan disinyalir tanpa memperhatikan ekosistem kawasan pemukiman.

BACA JUGA:  Ibu Ketua Bhayangkari Polrestabes Medan Kunjungi Pos Pam V Carrefour

“Tak dapat dipungkiri, kegiatan reklamasi ini berdampak fatal, menyebabkan banjir, rob dan banjir rob,” tegas Riady SH pemerhati lingkungan dan sosial Belawan, Kota Medan, kepada Mediadelegasi, Sabtu (26/9), ketika dimintai tanggapannya.

Menurutnya, pemrakarsa jangan menutup mata atas dampak reklamasi dari berbagai aspek. “Khususnya penguasa pelabuhan memakai merek BUMN itu, harusnya melakukan penanganan banjir rob yang kini terus menghantui kehidupan warga Belawan,” tegasnya.

Terlebih, katanya, dermaga baru hasil reklamasi siap beroperasi itu tengah menunggu investor asing, yang dapat memupus icon Pelabuhan sebagai kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.

Menurut dia, penguasa dermaga dan pemerintah perlu mengatur regulasi kompensasi ganti kerugian yang dialami masyarakat, selama problem banjir rob belum teratasi.

BACA JUGA:  110 Titik Ruas Jalan di Medan-Deliserdang Ditutup

“Guna menghindari dilema jangka panjang, sangat perlu dibangun komunikasi yang arif dan bijaksana antara penguasa pelabuhan dengan masyarakat,” sarannya.

TONTON VIDEONYA: Reklamasi Ancaman Belawan Tenggelam

Dikatakan Riyadi, pemerintah dan semua pihak harus memikirkan dan mengantisipasi, jangan sampai aksi eksploitasi alam kawasan pantai dan reklamasi justeru membawa bencana bagi masyarakat Belawan. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB