Medan-Mediadelegasi: Gerakan aksi menolak kedatangan Rizieq Shihab ke Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan terus bergulir. Kali ini, 3 elemen masyarakat, menggelar aksi menolak kehadiran pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu, pelataran DPRD Sumut, Jumat (27/11/2020).
Adalah Badan Koordinasi Pemuda Muslim Sumatera Utara (BKOPAM), Barisan Minang Bersatu (BMB), Aliansi Anak Anti Narkoba (AMAN) dan Ibu-Ibu Medan Bersatu menggelar aksi penolakan di pelataran.
Dari selebaran pernyataan sikap aksi itu, ada 6 poin tuntutan yang mereka sampaikan, yakni, Pertama, menolak kedatangan Rizieq Shihab ke Kota Medan. Kedua, menolak segala bentuk kegiatan yang menghalangi dan merongrong pemerintah dalam melaksanakan produk-produknya.
Ketiga, menolak segala kegiatan intoleran yang memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Keempat, mendukung sepenuhnya produk-produk Indonesia untuk melanjutkan program-program pemerintah serta mendukung TNI/Polri untuk memberantas kelompok-kelompok Radikal yang ada di Indonesia khususnya di Sumatera Utara.
Kelima, siap menjadi Garda terdepan Pemerintah dan Bangsa Indonesia untuk menghadang kelompok-kelompok radikal Intoleran yang memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Keenam, meminta kepada pemerintah dan TNI/Polri untuk memberikan izin aksi keramaian kepada kelompok-kelompok radikal dan intoleran khususnya di Sumatera Utara.
Dalam orasi aksi tersebut juga ditegaskan, agar Pemerintah Sumatera Utara dapat menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat yang menginginkan Kota Medan tetap kondusif dan jauh dari upaya yang bersifat provokasi. D|Med-82.






