Medan-Mediadelegasi: Banjir bandang susulan kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat dengan menambah alat berat untuk penanganan bencana.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menyatakan bahwa dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit alat dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten, dan rencana BWS akan menambah 2 alat berat.
Sejak Kamis (1/1/2026), alat berat dan personel tanggap darurat Kementerian PU didukung dengan Pemerintah Kabupaten Agam serta TNI-Polri telah bekerja di lokasi terdampak untuk membuka jalur yang tertutup material longsoran agar dapat segera dilalui kembali oleh masyarakat.
Banjir bandang susulan ini terjadi di Jorong Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, dan menerjang jalur penghubung Pasar Maninjau–Lubuk Alung, akibat longsor susulan di kawasan Kelok 28.
Kementerian PU juga telah memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTA) dan 5 unit hidran umum untuk mendukung kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian.






