Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Warga Tak Panic Buying

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tak panik soal pasokan BBM di Indonesia. Foto: Ist.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tak panik soal pasokan BBM di Indonesia. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan. Pemerintah memastikan pasokan BBM nasional berada dalam kondisi aman meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas.

Bahlil: Pasokan BBM Nasional Tetap Aman

Menurut Bahlil, pemerintah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi pasokan energi nasional. Ia menegaskan bahwa distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia masih berjalan normal dan tidak ada gangguan yang signifikan.

Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah. Pemerintah bersama Pertamina telah melakukan penyesuaian sumber impor minyak mentah dari sejumlah negara lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan bahwa sebagian pasokan minyak mentah Indonesia kini berasal dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Nigeria, serta Brasil. Dengan diversifikasi sumber tersebut, risiko gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah dapat diminimalkan.

“Sekarang kita sudah melakukan peralihan. Tidak lagi bergantung dari Timur Tengah, tetapi mengambil dari Amerika, Nigeria, dan Brasil,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Ia menilai langkah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Dengan berbagai sumber impor, Indonesia memiliki alternatif apabila terjadi gangguan pada salah satu jalur distribusi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/brt-mebidang-mulai-beroperasi-pada-tahun-2026/

Bahlil juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar terkait potensi kelangkaan BBM. Menurutnya, isu-isu yang beredar di masyarakat kerap memicu kepanikan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Ia mengingatkan bahwa panic buying justru dapat mengganggu distribusi BBM yang selama ini berjalan normal. Jika masyarakat membeli BBM secara berlebihan, maka hal itu bisa menimbulkan antrean dan kesan seolah-olah terjadi kelangkaan.

“InsyaAllah sekalipun terjadi konflik di Timur Tengah, kondisi kita aman. Jadi tidak perlu panic buying,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah terus memantau perkembangan situasi global yang berpotensi memengaruhi sektor energi. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga.

Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk hadir dan memberikan kepastian kepada masyarakat terkait ketersediaan energi nasional. Langkah-langkah antisipatif terus dilakukan agar kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi.

Bahlil pun kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh provokasi maupun informasi yang tidak jelas sumbernya. Ia memastikan pemerintah akan terus menjaga stabilitas pasokan BBM bagi seluruh masyarakat Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejaksaan
Lepas Kloter JKB 01, Gus Irfan dan Sufmi Dasco Pimpin Pelepasan Jemaah Haji Embarkasi Banten
Terkuak di Persidangan, “Sultan Kemnaker” Bobby Mahendro Akui Miliki Tiga NIK Berbeda
Target Rampung 2,5 Tahun, Menko Yusril Desak Pembahasan RUU Pemilu Dimulai Pertengahan 2026
Tragedi di Bandara: Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas, Pelaku Ternyata Atlet MMA
Noel Berang: Sebut ‘Sultan Kemnaker’ Tak Layak Jadi Saksi Mahkota, Layak Dihukum Mati
Tragedi Berdarah di Bandara Karel Sadsuitubun: Nus Kei Tewas Ditikam Akibat Dendam Masa Lalu
Kebon Pala Terendam Banjir 1,75 Meter: Warga Mulai Mengungsi Akibat Luapan Sungai Ciliwung

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:29 WIB

Kasus Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejaksaan

Rabu, 22 April 2026 - 16:22 WIB

Lepas Kloter JKB 01, Gus Irfan dan Sufmi Dasco Pimpin Pelepasan Jemaah Haji Embarkasi Banten

Rabu, 22 April 2026 - 14:06 WIB

Terkuak di Persidangan, “Sultan Kemnaker” Bobby Mahendro Akui Miliki Tiga NIK Berbeda

Rabu, 22 April 2026 - 13:45 WIB

Target Rampung 2,5 Tahun, Menko Yusril Desak Pembahasan RUU Pemilu Dimulai Pertengahan 2026

Senin, 20 April 2026 - 14:52 WIB

Tragedi di Bandara: Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas, Pelaku Ternyata Atlet MMA

Berita Terbaru