Aksi Protes Kematian Pengemudi Ojol Meluas ke Medan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pos jaga petugas Satlantas di sekitar persimpangan Lapangan Merdeka Medan, Jumat (29/8) sore, ludes terbakar saat aksi unjuk rasa atas kematian seorang pengemudi Ojol Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8).  Foto: NC

Sebuah pos jaga petugas Satlantas di sekitar persimpangan Lapangan Merdeka Medan, Jumat (29/8) sore, ludes terbakar saat aksi unjuk rasa atas kematian seorang pengemudi Ojol Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8). Foto: NC

Medan-Mediadelegasi: Aksi protes atas kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat insiden unjuk rasa di Jakarta, pada Kamis (28/8), meluas ke Kota Medan, Jumat (29/8) sore.

Ratusan massa pengunjuk rasa yang terdiri dari pengemudi ojol dan mahasiswa menggelar aksi solidaritas di depan gedung DPRD Provinsi Sumut, menuntut transparansi pengusutan kasus tewasnya pengemudi ojol tersebut.

“Kami meminta pengusutan tuntas dan menegakkan proses hukum tegas yang transparan atas insiden meninggalnya Affan Kurniawan,” ucap salah seorang pengemudi ojol di tengah suasana aksi unjuk rasa yang mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dibantu sejumlah personel TNI.

Namun, dari pantauan Mediadelegasi, di tengah suasana aksi solidaritas yang semula berjalan kondusif, kemudian berubah mencekam  dan berakhir ricuh.

BACA JUGA:  Wali Kota Gunung Sitoli Sowa'a Laoli Hadiri Serah Terima Kepala BPK Sumut

Kericuhan bermula saat ratusan pengemudi ojol tiba di lokasi dengan membawa sebuah buket bunga, simbol kekecewaan dan duka atas meninggalnya rekan mereka dalam aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat.

Pada waktu yang hampir bersamaan, satu unit mobil water cannon milik Polri memasuki area gedung DPRD Sumut.

Tujuannya adalah untuk menghalau aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di sekitar Jalan Imam Bonjol.

Beberapa saat kemudian, terjadi aksi lempar batu hingga gas air mata terjadi antara kepolisian dan massa aksi.

Kondisi memanas sekitar 1,5 jam lamanya. Situasi mulai kondusif saat kepolisian mendesak mundur peserta aksi yang membuat kericuhan.

Di tengah suasana ricuh tersebut, sejumlah pengunjuk rasa meluapkan kemarahan mereka dengan melakukan aksi vandalisme.

BACA JUGA:  Edy Rahmayadi Irup Pemakaman Mantan Gubernur Sumut Rudolf Pardede

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran vandalisme adalah tembok kantor Pengadilan Negeri Medan, kantor DPRD Medan, Sentra Diklat Kejaksaan Tinggi Sumut dan jembatan di Jalan Kapten Maulana Lubis.

Tidak hanya itu, massa pendemo juga membakar pos polisi Satlantas di Jalan Balai Kota, tepatnya dekat Lapangan Merdeka Medan.

Dalam insiden ini, petugas kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan tindakan anarkhis.

Menjelang Maghrib, situasi di sekitar DPRD Sumut mulai berangsur kondusif dan aparat keamanan masih terus berada di lokasi kejadian untuk mengantisipasi potensi kerusuhan susulan. D|Red

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab
Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan
Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang
LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan
DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan
Penunjukan Kadisdik Medan Disorot, Kasus BLUD Pirngadi Kembali Jadi Sorotan
Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan
Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:51 WIB

Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41 WIB

Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WIB

Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46 WIB

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Berita Terbaru