Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan mahasiswa memadati kawasan depan Menara BCA, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Foto: Ist.

Ribuan mahasiswa memadati kawasan depan Menara BCA, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Semangat ribuan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa menyuarakan aspirasi kritis kepada pemerintah terbukti tak luntur sedikit pun. Meskipun iring-iringan bus yang membawa mereka dari kampus sempat dicegat dan tidak diizinkan melintas lebih jauh oleh aparat kepolisian, massa yang mengenakan beragam jaket almamater ini tidak berhenti. Mereka sepakat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau longmarch menyusuri sepanjang Jalan Jenderal Sudirman menuju titik tujuan utama, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, rombongan mahasiswa berjalan beriringan membentuk barisan panjang yang memadati bahu jalan hingga ke badan jalan utama. Suasana terlihat penuh semangat dan tekad yang kuat. Di tangan mereka, terlihat terpampang jelas berbagai pamflet berisi tulisan-tulisan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah, serta bendera-bendera kampus yang dikibarkan tinggi sebagai identitas lembaga pendidikan masing-masing.

Perjalanan kaki yang cukup jauh ini tidak berjalan mulus tanpa hambatan. Tepat di dekat kawasan turunan Dukuh Atas, pergerakan massa kembali terhenti. Di sana, barisan depan mahasiswa bertemu dengan sekat pembatas atau perbatasan penjagaan yang dibentuk rapat oleh gabungan aparat kepolisian dan tentara yang sudah bersiaga sejak dini hari untuk mengamankan kawasan strategis ibu kota.

Mengetahui jalan tertutup, para mahasiswa tidak mundur. Sebaliknya, mereka berteriak dengan lantang meminta agar sekat pembatas dibuka dan mereka diizinkan lewat menuju lokasi orasi. Suara teriakan aspirasi dan yel-yel penyemangat menggema keras, menciptakan ketegangan di antara kedua pihak yang saling berhadapan di tengah jalan protokol tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswa Jabodetabek Gelar Aksi Besar di Bundaran HI, Bawa 5 Tuntutan Kritis Pemerintah

Ketegangan itu sempat memuncak hingga terjadi insiden saling dorong antara massa mahasiswa dan barisan aparat keamanan. Tekanan dari kedua sisi membuat suasana di lokasi menjadi mencekam, namun para mahasiswa tetap bertahan pada posisinya dan tidak membubarkan diri. Mereka bersikeras ingin melanjutkan langkah menuju jantung kota Jakarta untuk menyampaikan suara rakyat.

Memasuki pukul 16.00 WIB, kondisi di sepanjang ruas Jalan Sudirman hingga Thamrin berubah total. Jalur ini telah berubah wujud menjadi lautan manusia yang dipenuhi oleh ribuan pendemo yang terus berdatangan dan berkumpul. Jalan utama yang biasanya padat kendaraan ini kini sepenuhnya dikuasai oleh massa aksi yang memadati kanan dan kiri jalan.

Pihak berwenang akhirnya mengambil keputusan untuk menutup total akses jalan bagi kendaraan umum yang melintas dari arah Dukuh Atas menuju Bundaran HI. Penutupan jalan ini dilakukan demi keamanan dan kelancaran aksi, serta mencegah terjadinya kecelakaan atau insiden yang tidak diinginkan di tengah kerumunan massa yang sangat besar.

Dampak dari penutupan jalan ini terasa hingga ke wilayah sekitar. Arus lalu lintas yang datang dari arah Senayan menuju Dukuh Atas mengalami kepadatan luar biasa dan kemacetan panjang. Kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang tidak mengetahui adanya aksi unjuk rasa ini terjebak dalam antrean panjang yang bergerak sangat lambat.

Untuk mengurai kemacetan dan mencegah penumpukan kendaraan semakin parah, petugas di lapangan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Sejumlah kendaraan yang sudah terlanjur masuk dan terjebak di belakang barisan pendemo dialihkan rutenya ke arah Jalan Kebon Kacang. Pengalihan arus ini dilakukan agar kendaraan bisa berputar balik dan mencari jalan alternatif lain.

BACA JUGA:  Liliek Prisbawono Resmi Gantikan Anwar Usman

Dampak aksi ini juga sangat terasa bagi pengguna transportasi umum. Operasional bus Transjakarta yang melayani rute dari arah Dukuh Atas menuju Bundaran HI terpaksa dihentikan sementara. Hal ini dilakukan mengingat jalur tersebut sudah sepenuhnya tertutup dan dipenuhi massa, sehingga kendaraan tidak mungkin lagi melintas dengan aman.

Sementara itu, massa mahasiswa terus bergerak maju perlahan namun pasti. Mereka akhirnya berhasil sampai dan berkumpul tepat di depan gedung Menara BCA. Titik ini bisa dicapai setelah barisan penjagaan gabungan TNI dan Polri yang sebelumnya tertutup rapat akhirnya memberikan celah dan membuka akses jalan bagi massa untuk bergerak lebih maju ke depan.

Di sisi lain, arus lalu lintas di jalur berlawanan, yakni Jalan Sudirman arah ke Dukuh Atas, masih terpantau berjalan cukup lancar dan belum terkena dampak penutupan jalan. Meskipun begitu, operasional Transjakarta di jalur ini juga tetap dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi keamanan, sementara ribuan mahasiswa mulai bersiap untuk memulai orasi dan menyampaikan tuntutan mereka di depan gedung pencakar langit ibu kota. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB