Banyak Apotek di Medan Hentikan Penjualan Obat Sirup

- Penulis

Jumat, 21 Oktober 2022 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Seorang karyawan swalayan menurunkan semua jenis obat sirup terkait keputusan pemerintah menghentikan sementara peredaran sejumlah obat cair, menyusul meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia.  Foto: Ilustrasi

Seorang karyawan swalayan menurunkan semua jenis obat sirup terkait keputusan pemerintah menghentikan sementara peredaran sejumlah obat cair, menyusul meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia. Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengungkapkan banyak apotek di daerah itu yang menghentikan sementara penjualan obat sirup, menyusul maraknya kasus gagal ginjal akut terjadi terhadap anak-anak di Indonesia.

“Berdasarkan hasil pengawasan yang kami lakukan bersama instansi terkait, didapati banyak apotek dan swalayan telah menarik peredaran obat sirup,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Medan, Rukun Ramadani di Medan, Jumat (22/10), seperti dilansir dari pemkomedan.go.id.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh apotek, swalayan dan fasilitas kesehatan tidak boleh menjual kepada masyarakat obat-obatan yang izin edarnya dihentikan oleh Kemenkes.

Adapun merek obat dalam bentuk sirup yang dihentikan sementara izin edarnya itu, yakni Termorex Sirup, Unibebi Demam Sirup dan Unibebi Demam Drops masing-masing obat demam, serta Flurin DMP Sirup dan Unibebi Cough Sirup yang merupakan obat batuk dan flu.

BACA JUGA:  Medan Anggarkan Belanja Infrastruktur 2023 Capai Rp2,6 Triliun

Langkah ini, menurut Rukun, dilakukan sebagai upaya mencegah bertambahnya kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (Acute Kidney Injury/AKI) pada anak yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Kota Medan.

Data yang diumumkan RSUP H Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Columbia Asia Medan menyebutkan, AKI pada anak ada 10 kasus, di antaranya enam anak meninggal.

Dari 10 kasus tersebut, terdapat enam anak beralamat di Kota Medan, dan empat di luar Kota Medan.

“Jadi ada lima jenis obat sirop yang saat ini tidak boleh diberikan kepada anak, terutama balita,” tegas dia.

Dinkes Medan, tambahnya, juga meminta kepada karyawan apotek maupun swalayan untuk menurunkan jenis obat-obatan sirup tertentu itu agar tidak diperjualbelikan sementara.

BACA JUGA:  Api Hanguskan 25 Rumah di Kelurahan Kesawan Medan

“Ini untuk menghindari kepanikan masyarakat, kita minta apotek menurunkan beberapa obat-obatan sampai dengan ada pengumuman resminya,” tuturnya. D|rel

Satu tanggapan untuk “Banyak Apotek di Medan Hentikan Penjualan Obat Sirup”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Berita Terbaru