BCA Optimis Kredit Perbankan 2026 Tumbuh Double Digit

BCA
Bank Central Asia. (Foto:Ist)

Angka pertumbuhan di tahun 2025 tersebut menunjukkan penurunan performa jika disandingkan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024. Pada akhir 2024, industri perbankan nasional berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi, yakni sebesar 10,46 persen yoy.

Berdasarkan data BI, pertumbuhan kredit pada 2025 didominasi oleh kredit investasi yang melonjak tajam hingga 21,06 persen yoy. Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh sebesar 6,58 persen yoy dan kredit modal kerja mencatatkan kenaikan 4,52 persen yoy.

Bank sentral sendiri kini terus mendorong pelaku usaha untuk memaksimalkan fasilitas pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan). Hingga Desember 2025, nilai plafon kredit yang belum digunakan masih sangat besar, yakni mencapai Rp2.439,2 triliun.

Bacaan Lainnya

Secara korporasi, BCA menutup tahun 2025 dengan membukukan total penyaluran kredit sebesar Rp993 triliun, atau tumbuh 7,7 persen yoy. Kredit usaha menjadi penopang utama dengan nilai Rp756,5 triliun, di mana segmen korporasi tumbuh paling tinggi sebesar 11,5 persen yoy.

Menghadapi tahun 2026, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit industri akan berada pada rentang 8-12 persen. Sejalan dengan itu, BCA menetapkan target konservatif namun optimistis dengan membidik pertumbuhan kredit di kisaran 8-10 persen.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Pos terkait