Medan-Mediadelegasi : Benedict Kurz, pendiri Knowunity, sebuah aplikasi pembelajaran yang didukung AI, telah berhasil menciptakan sebuah platform yang membantu jutaan siswa di seluruh dunia. Dengan Knowunity, Kurz ingin mengubah cara belajar dengan pendekatan kemitraan, di mana siswa yang pandai dapat menjelaskan materi kepada siswa lain.
Kurz mendirikan Knowunity saat usianya 17 tahun pada tahun 2019, bersama dengan tiga alumni SMA-nya. Mereka ingin menciptakan sebuah platform yang dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan personal. Dengan Knowunity, siswa dapat mengakses jutaan konten dari para “Knower” dan merancang kurikulum dan latihan yang sesuai.
Knowunity telah berhasil menarik lebih dari 20 juta pengguna di 17 negara, dengan satu dari tiga anak sekolah di Jerman menggunakan aplikasi ini. Perusahaan ini telah memiliki lebih dari 45 juta euro untuk merealisasikan mimpi ekspansi ke Amerika Serikat dan Asia.
Kurz telah terinspirasi dari pengusaha lain seperti Mark Zuckerberg, yang telah membangun bisnis besar dari nol. Ia juga memiliki pengalaman berdagang sepeda elektronik secara online dan telah mendengarkan banyak podcast kewirausahaan.
Kurz percaya bahwa membangun budaya start-up di luar kota besar seperti Berlin atau Munich sangat penting. Ia juga menganjurkan jaminan sosial di masa-masa awal untuk membantu para pengusaha muda.
Bagi Kurz, menciptakan sesuatu yang baru dan membuat keputusan sendiri adalah hal yang “keren”. Ia merasa termotivasi saat melihat seseorang menggunakan aplikasinya dan merasa senang dapat membantu jutaan siswa di seluruh dunia.
Kurz menyarankan agar para pengusaha muda dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi yang inovatif dan membangun jaringan yang kuat. Ia juga percaya bahwa pendidikan kewirausahaan harus diperkenalkan lebih awal di sekolah-sekolah. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







