BNI Klarifikasi Video Viral Demonstrasi di Sekitar Menara BNI Pejompongan

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

menara bni pejompongan dimasuki demonstran (Foto: Ist)

menara bni pejompongan dimasuki demonstran (Foto: Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan pergerakan massa demo di sekitar Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat. Manajemen BNI memastikan situasi aman dan menegaskan massa hanya melintas di area sekitar gedung, bukan masuk ke dalamnya.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa video yang beredar merekam sekelompok orang yang bergerak melewati area drop-off menuju pemukiman warga di belakang Menara BNI. Saat kejadian, tidak ada nasabah dan pegawai di area tersebut karena operasional kantor cabang sudah tutup dan pegawai telah dipulangkan lebih awal demi alasan keamanan.

Langkah memulangkan pegawai lebih awal serta menutup layanan operasional merupakan prosedur standar yang dilakukan perusahaan dalam kondisi berpotensi tidak kondusif. Okki juga memastikan tidak ada kerusakan di dalam gedung BNI Pejompongan. “Kondisi di BNI Pejompongan aman. Seluruh tenant di dalam gedung tidak ada yang mengalami kerusakan dan sudah ditangani oleh pihak mereka sendiri,” katanya.

BACA JUGA:  Jokowi, Ormas Keagamaan Dapat Jatah Izin Usaha Tambang

Klarifikasi ini penting untuk meluruskan kabar yang beredar di masyarakat. BNI mengimbau publik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada keterangan resmi pihak berwenang.

Demonstrasi yang memicu kekhawatiran di BNI Pejompongan dipicu oleh tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan pada Kamis (28/8). Peristiwa tersebut memicu gelombang protes yang berpusat di sekitar Senen dan Kwitang, tak jauh dari Menara BNI Pejompongan .

Gelombang protes juga meluas ke beberapa kota lain, termasuk Bandung, Surabaya, dan Solo. Di Bandung, massa mengepung DPRD Jawa Barat. Di Surabaya, ribuan orang memblokade jalan di depan Gedung Grahadi hingga terjadi aksi bakar-bakaran. Sementara di Solo, massa melempari Markas Brimob Batalyon C Surakarta dengan batu dan botol hingga membakar kardus di jalan.

BACA JUGA:  PMK Masih Mengancam, Kementan Percepat Vaksinasi Massal

Situasi di Jakarta sempat memanas di depan Mako Brimob Kwitang dengan aksi lempar batu hingga polisi menembakkan gas air mata. BNI berharap situasi dapat segera kondusif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.

BNI Pejompongan sendiri telah mengambil langkah-langkah keamanan dengan memulangkan pegawai lebih awal dan menutup layanan operasional untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh pihak. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru