BNN Gerebek Pabrik Narkoba Ancol

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN menyita barang bukti saat menggerebek pabrik narkoba di apartemen kawasan Ancol, Jakut, Selasa (6/1/2026). Foto: Ist.

Petugas BNN menyita barang bukti saat menggerebek pabrik narkoba di apartemen kawasan Ancol, Jakut, Selasa (6/1/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggerebek sebuah pabrik narkoba yang berlokasi di salah satu apartemen di kawasan Ancol, Jakarta Utara (Jakut), pada hari Selasa (6/1/2026). Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam produksi narkoba.

Deputi Bidang Pemberantasan Narkotika BNN, Brigjen Pol Budi Wibowo, menjelaskan bahwa apartemen tersebut digunakan sebagai tempat untuk meracik narkotika jenis liquid vape (cairan liquid) dan happy water. Penggerebekan ini merupakan hasil dari pengembangan informasi yang diperoleh oleh BNN terkait aktivitas mencurigakan di apartemen tersebut.

“Kami menemukan tempat yang digunakan untuk meracik, mengolah narkotika cair yang kemudian disuntikkan ke liquid vape dan happy water,” ujar Budi Wibowo di lokasi penggerebekan.

Keempat orang yang ditangkap dalam penggerebekan tersebut langsung ditetapkan sebagai tersangka. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda dalam menjalankan bisnis haram ini, mulai dari peracik, kurir, hingga pihak yang mendanai operasional pabrik narkoba tersebut.

BACA JUGA:  Prabowo Sampaikan Selamat Paskah, Ajak Pererat Persaudaraan

Budi Wibowo memerinci identitas keempat tersangka, yaitu HS (WNI), PS, dan HSN. Saat ini, penyidik masih melakukan interogasi terhadap para tersangka sambil melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

“Penyidik mengamankan empat orang, ada yang perannya sebagai kurir, peracik, atau pembiayaan,” tutur Budi Wibowo.

Dalam penggerebekan tersebut, penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 2.010 serbuk rasa dan 85 cartridge vape siap edar yang mengandung narkotika. Selain itu, petugas juga menemukan alat-alat yang digunakan untuk memasak dan meracik narkoba, timbangan, serta sekitar 13.000 ml cairan yang akan diolah menjadi narkotika cair.

Penggerebekan pabrik narkoba di apartemen Ancol ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Para pelaku tidak hanya mengedarkan narkoba dalam bentuk konvensional, tetapi juga berinovasi dengan meracik narkoba dalam bentuk liquid vape dan happy water yang lebih mudah dikonsumsi dan disembunyikan.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Tampar Terduga Pengguna Narkoba di Kantor KONI Sumut, Bukti Nyata Perang Tanpa Kompromi

BNN akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dengan melakukan penggerebekan di tempat-tempat yang dicurigai sebagai lokasi produksi dan peredaran narkoba. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam memberantas narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitar.

Dengan kerja sama antara BNN dan masyarakat, diharapkan peredaran narkoba di Indonesia dapat ditekan dan generasi muda dapat diselamatkan dari bahaya narkoba. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Disamarkan Jadi Beras Basmati, Jaringan Asal Malaysia Terungkap
KPK Lakukan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas karena Sakit Pencernaan
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak
Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih
LPSK Kaji Permohonan Sony Sonjaya: Mungkinkah Status Justice Collaborator Diberikan Meski Sudah Ditolak Kejagung?
Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Disamarkan Jadi Beras Basmati, Jaringan Asal Malaysia Terungkap

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:35 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:34 WIB

Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih

Berita Terbaru