Bobby Nasution Antisipasi Omicron Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

Senin, 17 Januari 2022 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan, Bobby Nasution antisipasi omicron dengan menyiapkan tempat isolasi terpusat, sebagai langkah antisipasi akibat penyebaran virus baru omicron.(ist)

Wali Kota Medan, Bobby Nasution antisipasi omicron dengan menyiapkan tempat isolasi terpusat, sebagai langkah antisipasi akibat penyebaran virus baru omicron.(ist)

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan, Bobby Nasution antisipasi omicron dengan menyiapkan tempat isolasi terpusat, sebagai langkah antisipasi akibat terus meningkatnya penyebaran kasus Omicron di Tanah Air.

“Omicron ini penyebarannya bisa 50 kali lebih cepat dari varian COVID-19 lainnya. Apalagi Kementerian Kesehatan memprediksi akan terjadi lonjakan kasus Omicron di Februari ini,” ungkap Bobby, Minggu (16/1/2022) kemarin.

Lnjut Bobby Nasution antisipasi omicron ini, Pemko Medan telah menyiapkan dua tempat isolasi terpusat, yakni eks Hotel Soechi di Jalan Cirebon dan Gedung P4TK di Medan Helvetia, jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pihaknya juga telah meminta OPD terkait untuk memantau pelaku perjalanan baik, dari trasmisi lokal maupun perjalanan luar negeri yang masuk ke Kota Medan.

BACA JUGA:  Parkir Berlangganan di Medan Bakal Berakhir, Ini Kata Bobby Nasution

Wali kota menekankan pelaksanaan 3T, yakni testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) juga harus diperketat, terutama bagi pelaku perjalanan di daerah ini.

Selain itu, katanya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan juga diinstruksikan untuk mengambil tindakan cepat bagi pasien yang diduga positif Omicron.

“Oleh karenanya mari kita jaga agar Omicron tidak menyebar di Kota Medan, salah satunya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” pinta Wali Kota Bobby.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan ada 748 kasus Omicron di Indonesia hingga 15 Januari 2022.

“Per tanggal 15 Januari 2022 dilaporkan sudah ada 748 kasus konfirmasi positif, sebagian besar kasus Omicron positif ini merupakan pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 569, dan transmisi lokal sebanyak 155,” kata Nadia.(D|Red-Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB