Bobby Nasution Minta Normalisasi Parit di Cinta Damai Harus Cepat Dilakukan

Sabtu, 9 April 2022 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski hujan deras tidak menghentikan langkah Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pengerjaan drainase di Jalan Pasar I Gg Pendidikan,(ist)

Meski hujan deras tidak menghentikan langkah Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pengerjaan drainase di Jalan Pasar I Gg Pendidikan,(ist)

Medan-Mediadelegasi: Meski hujan deras tidak menghentikan langkah Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pengerjaan drainase di Jalan Pasar I Gg Pendidikan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia pada, Jumat (8/4) petang. Sebab, kawasan itu selama ini rentan banjir, sehingga warga berharap dapat diatasi secepatnya.

Dengan mengendarai sepeda motor, orang nomor satu di Pemko Medan tersebut langsung meninjau lokasi. Kedatangan Bobby Nasution langsung disambut warga, mereka berharap persoalan banjir yang selama ini dialami segera ditangani. “Setiap hujan deras, kawasan tempat tinggal kami selalu terendam air,” ungkap salah seorang ibu paro baya.

Kepada Bobby Nasution, ibu itu mengaku, pemicu terjadinya banjir akibat parit yang memisahkan Perumahan Bumi Asri dengan pemukiman warga perlu dinormalisasi. Sebab, parit tersebut tidak mampu lagi menampung debit air saat hujan deras turun. “Parit ini menampung buangan air dari Jalan Gatot Subroto dan Perumahan Bumi Asri. Lantaran mengalami pendangkalan, air parit melimpah dan menggenangi tempat tinggal kami,” jelasnya.

BACA JUGA:  Edison Sebut Tiga Poin Rekomendasi Rakernas ke-IV KMDT

Untuk mengatasi itu, parit PJKA juga harus dinormalisasi sehingga air bisa mengalir lancar. “Jika air parit mengalir lancar, kemungkinan besar kawasan tempat tinggal kami tidak akan tergenang lagi. Jadi, drainase yang baru dibangun ini sia-sia jika parit tidak segera dinormalisasi,” paparnya.

Menyikapi keluhan warga tersebut, Bobby Nasution sempat menginstruksikan salah seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengukur kedalaman parit menggunakan sebatang kayu. Dari pengukuran yang dilakukan, terbukti parit mengalami pendangkalan.

“Saya minta parit ini secepatnya dinormalisasi untuk mengatasi banjir. Kasihan warga kalau begini terus keadaannya. Dinas PU, kecamatan dan kelurahan harus bekerja sama menanganinya,” kata Bobby Nasution menginstruksikan.

Normalisasi kata Bobby, harus dilakukan sampai parit PJKA. Sebab, berdasarkan beberapa foto yang diserahkan warga, tampak parit PJKA juga mengalami pendangkalan yang cukup parah. “Normalisasi akan maksimal jika pekerjaannya dilakukan sampai parit PJKA. Pastikan pengerjaannya cepat dan tepat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Tinjau Pembetonan Gang Lomba

Sementara itu, Lurah Cinta Damai Syena menjelaskan pengerjaan drainase menggunakan dana kelurahan dengan panjang sekitar 138 m dan lebar 60 cm. Dikatakannya, pembangunan drainase dilakukan karena selama ini di kawasan tersebut tidak ada drainase. “Jika pun ada, merupakan hasil swadaya warga dan kurang maksimal,” jelas Syena.

Ditambahkan Syena, drainase ini akan berfungsi maksimal jika diikuti normalisasi parit yang memisahkan pemukiman warga dan Perumahan Bumi Asri. “Instruksi Pak Wali untuk melakukan normalisasi secepatnya kita lakukan. Besok (9/4), personil P3SU kita turunkan untuk menormalisasinya,” ujarnya.

Namun Syena berharap, normalisasi yang dilakukan didukung Dinas PU dengan mengerahkan alat beratnya, sehingga normalisasi yang dilakukan benar-benar optimal. “Melalui pihak kecamatan, kita minta normalisasi ini dapat dibantu Dinas PU karena panjang drainase hingga parit PJKA sekitar 800 m. Mudah-mudahan normalisasi yang dilakukan dapat meminimalisir banjir di kawasan ini,” harapnya.(D|Red-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB