Pergantian logo ini, menurut Budi Arie, mencerminkan semangat dan tujuan organisasi dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Nantinya, Projo akan melaksanakan sayembara untuk memilih logo baru.
“Nanti logonya sendiri akan kita sayembarakan sehingga partisipasi publik bisa muncul pada logo Projo yang baru,” ucapnya.
Seperti diketahui, Projo telah menggelar Kongres III Projo pada Sabtu (1/11) dan Minggu (2/11). Salah satu hasil dari kongres tersebut adalah terpilihnya kembali Budi Arie Setiadi sebagai ketua umum untuk periode 2025–2030.
Dengan penegasan ini, Budi Arie berharap dapat meluruskan berbagai spekulasi dan isu yang beredar mengenai hubungan Projo dengan Jokowi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






