Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans Diminati Produser.
Meskipun menyambut baik ide adaptasi tersebut, Aurelie memiliki harapan dan standar tersendiri jika Broken Strings benar-benar bertransformasi ke bentuk karya lain. Ia memberikan penekanan khusus pada bagaimana cerita tersebut nantinya akan dikemas dan disampaikan kepada penonton.
Aurelie menegaskan betapa pentingnya menjaga esensi utama dari narasi yang ia bangun dengan susah payah. Ia tidak ingin pesan moral dan kejujuran dalam buku tersebut hilang atau terdistorsi demi kepentingan dramatisasi sinematik semata.
“Harapanku kalau kisah ini diangkat ke medium lain, esensinya tetap terjaga, bahwa ini adalah cerita tentang realita, tentang grooming, dan tentang keberanian untuk bertahan,” kata Aurelie dengan nada yang tegas namun penuh harapan.
Baca juga : https://mediadelegasi.id/ojk-mempermudah-pembiayaan-digital-lewat-aturan-terbaru/
Bagi Aurelie, isu grooming adalah bagian krusial yang harus digambarkan secara akurat tanpa harus menutup-nutupi kenyataan pahit yang terjadi. Ia ingin karya adaptasi ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang bahaya yang sering kali tersembunyi di balik relasi yang tidak sehat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap adaptasi dari Broken Strings harus tetap berdiri teguh pada perspektif korban. Mengingat memoar tersebut ditulis dari sudut pandang dirinya sebagai penyintas yang berjuang keluar dari masa lalu yang kelam, sisi humanis itulah yang harus ditonjolkan.
“Yang terpenting, ceritanya tetap berpihak pada korban dan memberi dampak yang sehat,” ujarnya. Ia berharap siapapun yang menontonnya nanti bisa memetik pelajaran tentang kekuatan mental dan cara untuk bangkit dari trauma yang mendalam.
Buku Broken Strings sendiri merupakan proyek personal yang mulai ditulis oleh Aurelie sejak Juni 2025. Dalam buku tersebut, ia mencurahkan seluruh emosinya mengenai pengalaman pahit yang ia alami saat pertama kali pindah dari Belgia ke Indonesia di masa mudanya.
Buku ini menjadi saksi bisu perjuangan Aurelie dalam menghadapi berbagai rintangan hidup di tanah air hingga akhirnya ia berhasil menemukan kebahagiaannya saat ini. Kini, publik menantikan bagaimana kisah inspiratif ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa visual yang mampu menyentuh hati jutaan penonton.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






