Dekan FH-USK Apresiasi Peran Komisi Kejaksaan RI

Senin, 12 Desember 2022 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Dekan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Dr Muhammad Gaussyah, SH, MH.  Foto:  Ist

Dekan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Dr Muhammad Gaussyah, SH, MH. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Dr Muhammad Gaussyah, SH, MH mengapresiasi peran Komisi Kejaksaan RI dalam menjaga marwah institusi Kejaksaan RI, khususnya dalam mengawasi kinerja dan mendorong perubahan-perubahan dalam peningkatan kinerja Kejaksaan RI yang dinilainya yang semakin membaik.

Hal itu disampaikan Muhammad Gaussyah di sela acara Simposium Nasional Komisi Kejaksaan RI di Jakarta, belum lama ini, sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima mediadelegasi.id, di Medan, Sabtu (9/12).

“Komisi Kejaksaan RI mampu membawa Kejaksaan keluar dari zona nyaman yang selama ini dianggap kaku, arogan dan tidak profesional,” ujarnya.

Ia menilai Komisi Kejaksaan RI di bawah kepemipinan Barita Simanjuntak turut berperan dalam merubah sikap jajaran Kejaksaan yang selama ini dalam menjalankan tugas terkesan kaku, monoton dan bahkan arogan.

Perubahan yang diperlihatkan jajaran Kejaksaan, menurut dia, sudah terlihat selama hampir sepanjang tahun 2022.

BACA JUGA:  BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem hingga 16 Agustus 2025

Dikatakannya, beberapa perubahan drastis yang terlihat di jajaran Kejaksaan dalam melaksanakan tugas dan pengabdian, diantaranya lebih dekat dan terbuka kepada masyarakat.

Karena itu, lanjutnya, adalah sesuatu wajar jika capaian kinerja Komisi Kejaksaan memperoleh apresiasi lewat beragam penghargaan dari beberapa lembaga survei dan elemen masyarakat.

Namun, Muhammad Gaussyah juga mengakui bahwa capaian kinerja kejaksaan selama hampir satu tahun terakhir tidak terlepas dari gagasan dan komitmen Jaksa Agung S.T Burhanuddin untuk menjadikan setiap personil di lembaga yang dipimpinnya lebih profesional, berintegritas dan berhati nurani.

Bahkan, sebut Gaussyah, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan apresiasi atas dukungan Komisi Kejaksaan RI dalam menjaga marwah Kejaksaan RI, khususnya dalam mengawasi dan mendorong perubahan-perubahan dalam peningkatan kinerja Kejaksaan yang semakin membaik.

Dalam penerapan pengawasan yang dilakukan Komisi Kejaksaan RI, ia menilai Jaksa Agung tidak segan-segan mengeluarkan sanksi tegas terhadap oknum pegawai dan jaksa nakal tanpa memandang pangkat dan jabatan diberi sanksi, baik pencopotan jabatan dan penundaan kenaikan pangkat.

BACA JUGA:  Satpol PP Medan Imbau Pedagang Tidak Gunakan Badan Jalan

“Sinergitas antara Komisi Kejaksaan RI dengan Kejaksaan yang telah berjalan baik selama ini perlu terus dipertahankan,” ucapnya.

Kepercayaan publi yang terus meningkat saat ini, ujar Dekan FH-USK Banda Aceh itu tentunya merupakan salah satu peran dan kontribusi Komisi Kejaksaan RI dan juga jajaran di bidang pengawasan.

Muhammad Gaussyah berharap kepada setiap insan Adhyaksa agar senantiasa menjaga marwah Kejaksaan RI.

Jaksa Agung S.T Burhanuddin dalam kesempatan terpisah mengakui bahwa Komisi Kejaksaan merupakan mitra strategis, sehingga mampu menciptakan kolaborasi dengan jajaran pengawasan dalam menjaga marwah Korps Adhyaksa.

Bahkan, diakuinya, peran Komisi Kejaksaan begitu penting bagi Kejaksaan karena dalam hal memberi saran, masukan maupun kritik demi perbaikan lembaga yang dipimpinnya itu. D|Rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan Oysani Generasi Peduli Audiensi ke Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, Paparkan Kinerja & Rencana Kolaborasi
Isu Rebutan Proyek LPJU Ratusan Miliar Bergulir, Kadishub Medan Bungkam Saat Dikonfirmasi
Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab
Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan
Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang
LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan
DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan
Penunjukan Kadisdik Medan Disorot, Kasus BLUD Pirngadi Kembali Jadi Sorotan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:36 WIB

Yayasan Oysani Generasi Peduli Audiensi ke Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, Paparkan Kinerja & Rencana Kolaborasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Isu Rebutan Proyek LPJU Ratusan Miliar Bergulir, Kadishub Medan Bungkam Saat Dikonfirmasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:51 WIB

Berebut Proyek LPJU Medan Ratusan M, Wali Kota dan Kadishub Belum Menjawab

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41 WIB

Kontroversi Dian Cina, Isu Kendalikan Narkoba hingga Desakan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WIB

Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang

Berita Terbaru

Foto: Hendra

Kabupaten Deli Serdang

Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:13 WIB