Dekranasda Sumut Dukung Pengrajin Lokal dengan Borong Songket Khas Asahan

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, mengunjungi sentra pengrajin songket di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Senin, 4 Agustus 2025. (Foto : Ist.)

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, mengunjungi sentra pengrajin songket di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Senin, 4 Agustus 2025. (Foto : Ist.)

Asahan-Mediadelegasi : Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mengunjungi sentra pengrajin songket di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan. Dalam kunjungan tersebut, Kahiyang Ayu memborong berbagai motif kain songket khas Asahan, seperti Pucuk Rebung, Bunga Tulip, Motif Kapal dan Ikan, serta Motif Asahan Klasik.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Dekranasda Sumut terhadap para pengrajin lokal agar terus melestarikan warisan budaya, sekaligus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. “Motif yang ada di songket biasanya menggambarkan kearifan lokal dan sejarah dari suatu daerah,” ujar Kahiyang.

Kahiyang Ayu berharap bahwa kunjungan ini dapat menjadi bagian dari promosi agar produk lokal semakin dikenal dan diminati masyarakat luas. Didampingi pengurus Dekranasda Sumut, Kahiyang juga berdialog langsung dengan para pengrajin untuk mendengarkan tantangan yang mereka hadapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA:  Bupati Asahan Ikuti Rilis Data Sensus Penduduk 2020

Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah keterbatasan bahan baku, seperti benang togak dan benang pakan yang masih harus didatangkan dari Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini menjadi tantangan bagi para pengrajin untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi mereka.

Pengrajin kain songket Zul Asmal menyampaikan bahwa komunitas pengrajin songket di Desa Silo Bonto telah aktif lebih dari 10 tahun. Saat ini, terdapat sekitar 15 hingga 20 orang pengrajin yang memproduksi kain songket dengan motif-motif unggulan khas Asahan.

Harga kain songket bervariasi, mulai dari Rp350.000 hingga Rp650.000, tergantung tingkat kerumitan motif dan kualitas bahan. Hasil tenunan para pengrajin ini dipasarkan ke berbagai daerah seperti Medan, Jakarta, Bukittinggi, serta ke masyarakat lokal di Silau Laut dan jajaran Pemkab Asahan.

Atas kunjungan dan dukungan yang diberikan, Zul Asmal menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Terima kasih Ibu Gubernur atas kunjungan dan dukungannya dengan membeli produk kami. Semoga dengan ini UMKM kami semakin dikenal dan songket khas Asahan semakin diminati,” ucap Zul, didampingi istrinya Emi.

BACA JUGA:  Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Gaungkan Deteksi Dini Kanker Serviks di Padanglawas

Kahiyang Ayu berharap bahwa dukungan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi songket khas Asahan. Dengan demikian, songket khas Asahan dapat menjadi salah satu produk unggulan Sumatera Utara yang diminati masyarakat luas.

Dukungan Dekranasda Sumut terhadap para pengrajin lokal merupakan bentuk nyata komitmen untuk melestarikan warisan budaya dan mengembangkan UMKM di daerah. Dengan demikian, diharapkan produk lokal dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat luas.

Kunjungan Kahiyang Ayu ke sentra pengrajin songket di Desa Silo Bonto merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan mengembangkan UMKM di daerah. Dengan demikian, diharapkan produk lokal dapat menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat yang berkelanjutan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDRT Berujung Maut, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas
Perlintasan Kereta Api Sebidang Asahan Memakan Korban
Jeritan Hati Ibu, Bobby Nasution Kawal Rudi Lawan Tumor
Tumor Gerogoti Rudi, Ibu Mohon Pertolongan Bobby Nasution
Polres Asahan Ungkap Kasus KDRT di Kisaran Timur, Suami Tega Seret, Tendang, dan Pukuli Istri Hingga Babak Belur
Bupati Asahan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan
KSAD Maruli Tutup TMMD ke-124 di Asahan
Malam Pengantar Tugas Wagubsu : H. Surya, Awal Baru untuk Sumatera Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:16 WIB

KDRT Berujung Maut, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:48 WIB

Perlintasan Kereta Api Sebidang Asahan Memakan Korban

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:30 WIB

Jeritan Hati Ibu, Bobby Nasution Kawal Rudi Lawan Tumor

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:55 WIB

Tumor Gerogoti Rudi, Ibu Mohon Pertolongan Bobby Nasution

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:30 WIB

Polres Asahan Ungkap Kasus KDRT di Kisaran Timur, Suami Tega Seret, Tendang, dan Pukuli Istri Hingga Babak Belur

Berita Terbaru