Desainer Torang Sitorus Gelar “The Batak Culture Exhibition”

Jumat, 23 September 2022 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Desainer Torang Sitorus menggelar pameran bertajuk “The Batak Culture Exhibition” di Medan untuk semakin mengenalkan ulos sekaligus artefak Batak di dalam negeri dan mancanegara, di Medan pada 23 dan 24 September 2022..

“Ulos harus terus diperkenalkan meski saat ini ulos sudah tercatat paling banyak diminati pasar dalam negeri dibandingkan tenunan asal daerah lain,” ujar Torang Sitorus di acara pembukaan The Batak Culture Exhibition di Convention Hall Tiara Medan, Jumat (23/9).

Dalam acara pembukaan pameran yang turut dihadiri Bupati Toba Poltak Sitorus itu, Torang menekankan bahwa ulos yang menjadi salah satu unsur kebudayaan Batak harus terus dikenalkan.

Sebab, lanjutnya, kebudayaan Batak merupakan salah satu entitas budaya bangsa Indonesia sehingga mengenalkan ulos adalah mengenalkan Indonesia.

Dia menyebutkan, dengan memberi ‘space’ (ruang) untuk terus memperkenalkan ulos diyakini akan memantik jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air di tengah persaingan global serta determinasi kuat budaya barat.

BACA JUGA:  Kadis PUPR Sumut dan Anggota DPRD Bahas Bendung Rusak di Kabupaten Batubara

“Secara pribadi, saya bersyukur dan bangga, ulos saat ini tercatat menjadi tenunan yang paling banyak diminati dibandingkan yang dihasilkan daerah lain,” ujar Torang.

Untuk itu, ia berharap para desainer lainnya juga diharapkan memanfaatkan momentum peningkatan peminat ulos.

Mengenai pamerannya yang berbeda kali ini, dimana selain menampilkan “fashion show” berbahan ulos dari beberapa desainer muda, juga ditampilkan artefak Batak, Torang mengatakan, langkah itu untuk memperkuat pengenalan tentang Batak.

Dia menyebutkan, aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak terlepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.

Artefak tertentu dalam sistem budaya seringkali dijadikan sebagai referensi utama untuk membayangkan bagaimana interaksi sosial pada suatu sistem budaya di zamanya sehingga menjadi sejarah bangsa.

Garung-garung, sebuah tabung dari bambu dililit (dirompu) dengan rotan agar tidak mudah pecah dan tutupnya dibuat dari kayu, misalnya, pada zaman dahulu digunakan suku Batak untuk tempat air minum.

BACA JUGA:  PBBD Lestarikan Adat Lewat Pesta Budaya Batak 2025

Bupati Toba Poltak Sitorus, menyampaikan apresiasi The Batak Culture Exhibition yang digelar Torang Sitorus karena akan semakin mengenalkan secara luas tentang kebudayaan Batak.

“Pemkab Toba juga terus mendukung pelestarian budaya Batak termasuk untuk anak-anak,” katanya.

Pemkab Toba, misalnya, meminta pihak sekolah membuat seragam berbahan ulos atau minimal menggunakan selempang ulos

Bahkan, di sejumlah sekolah di KabupatenToba saat ini ada kewajiban memutar musik lagu Batak.

“Kebudayaan Batak memang harus terus dikembangkan. Apalagi kawasan Danau Toba merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN,” tuturnya.

Sebelumnya, Torang pada pertengahan Juni 2022 juga mengadakan pameran serupa di Jakarta dan Bali. Pameran itu juga mendapat sambutan positif. D|Red-04/rel

Satu tanggapan untuk “Desainer Torang Sitorus Gelar “The Batak Culture Exhibition””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Berita Terbaru