Diduga Kebal Hukum, Lima Titik Peredaran Sabu Disinyalir Beroperasi Terbuka di Pulo Brayan Kota

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendra

Foto: Hendra

Medan-Mediadelegasi: Lingkungan 9 Kelurahan Pulo Brayan Kota kembali menjadi sorotan. Kawasan padat penduduk ini disinyalir telah lama menjadi lokasi peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang beroperasi nyaris tanpa hambatan.

Berdasarkan penelusuran dan keterangan warga setempat, setidaknya terdapat lima titik yang diduga menjadi sarang transaksi sabu, mulai dari penjualan eceran (ketengan) hingga melibatkan bandar berskala besar. Aktivitas tersebut disebut berlangsung terbuka dan berulang, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ironisnya, para pelaku yang diduga terlibat kerap disebut seolah kebal hukum. Warga mengungkapkan, oknum bandar maupun pengedar yang sempat diamankan aparat hanya mendekam singkat di sel, bahkan ada yang disebut hanya satu malam lalu kembali bebas dan beraktivitas seperti biasa.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Tangani Anak Korban Kekerasan di Nias Selatan

“Sudah sering keluar masuk, tapi tidak pernah ada efek jera. Setelah itu mereka muncul lagi,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

Keberadaan jaringan narkoba ini tidak hanya merusak ketenteraman lingkungan, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda di sekitar Pulo Brayan Kota. Warga berharap penegakan hukum yang tegas, menyeluruh, dan berkelanjutan, bukan sekadar penindakan sesaat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk melakukan penggerebekan serius, memutus mata rantai peredaran, serta menindak tegas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan lima titik peredaran narkoba tersebut. Warga berharap suara mereka kali ini benar-benar didengar, demi menyelamatkan lingkungan dari ancaman laten narkotika.

BACA JUGA:  Poldasu Gagalkan Peredaran Sabu Aceh-Jambi

Ikut serta dalam penggerebekan: Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Barat, ketua karang taruna Kelurahan Pulo Brayan, Kepala Lingkungan 9, Babinsa serta Bhabinkamtibmas. D|Red-Hendra.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB