Dukung Revalidasi Geopark Kaldera Toba, KMDT akan Gelar Aksi Bersih di Porsea

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba  (KMDT) Edison Manurung, SH, MM (kedua kiri) bersama unsur pengurus KMDT Pusat melakukan pertemuan dalam rangka membahas persiapan Gerakan Wisata Bersih  Danau Toba di kawasan Pantai Pasifik Porsea, di Jakarta, baru-baru ini.  Foto: dok-KMDT.

Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH, MM (kedua kiri) bersama unsur pengurus KMDT Pusat melakukan pertemuan dalam rangka membahas persiapan Gerakan Wisata Bersih Danau Toba di kawasan Pantai Pasifik Porsea, di Jakarta, baru-baru ini. Foto: dok-KMDT.

Medan-Mediadelegasi:  Komite Masyarakat Danau Toba  (KMDT)  dijadwalkan akan menggelar aksi bersih-bersih di pinggiran Danau Toba, pada 8 Juli 2025 mendatang.

Aksi bersih-bersih ini akan dipusatkan di Pantai Pasifik dan sekitarnya di Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya mendukung revalidasi status geopark Kaldera Toba dari kartu kuning kembali ke kartu hijau,” kata Ketua Umum DPP KMDT, Edison Manurung dalam keterangan diterima  Mediadelegasi Medan, Sabtu (28/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edison menegaskan, gerakan bersih-bersih kawasan Danao Toba yang diinisiasi  KMDT tersebut merupakan salah bukti keseriusan pencapaian status kartu hijau.

KMDT sebagai salah satu mitra kerja strategis Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp), kata dia, berkomitmen untuk terus memantapkan langkah dalam menghadapi proses revalidasi Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

BACA JUGA:  Mantan Wagub Sumut: Status Geopark Toba Berpotensi Dicabut

Mengawali kegiatan ini, menurut dia, akan  dilakukan peresmian Geo Wisata Pantai Pasifik oleh Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu.

Edison menambahkan, gerakan bersih-bersih Danau Toba, yang dikenal juga sebagai “Gerakan Wisata Bersih” (GWB), adalah upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di salah satu destinasi pariwisata super prioritas tersebut.

Gerakan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat umum.

Tujuan utama gerakan ini adalah untuk menjadikan Danau Toba sebagai contoh destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.

Selain itu,  lanjut mantan pengurus DPP KNPI era  tahun 1990-an itu, gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran penduduk  lokal akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kelestarian Danau Toba.

Gerakan Wisata Bersih
Sebelumnya, Gubernur Sumut  Bobby Nasution, bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta Bupati Samosir Vandiko T. Gultom,m telah meluncurkan Gerakan Wisata Bersih  di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, pada 4 Mei 2025 lalu.

BACA JUGA:  Kementerian Perumahan Siapkan Bantuan Hunian untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi pariwisata unggulan di kawasan Danau Toba.

Gerakan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.

Gubernur Sumut  menyatakan, gerakan tersebut merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata, khususnya di kawasan super prioritas Danau Toba.

“Melalui gerakan ini, kita ingin menjadikan Danau Toba sebagai contoh destinasi yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujarnya. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang
Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi
Sistem Pengawasan Lumpuh, Peralatan Pemantauan Gunung Semeru Dicuri
Ironi Mantan Polisi Narkoba: Robig Zaenudin Positif Narkoba di Penjara, Dipindah ke Nusakambangan
Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan: Pengabdian Mereka Kehormatan Bangsa
Siman Bahar Meninggal Dunia, KPK Terbitkan SP3, Kasus Korupsi Antam Tetap Berlanjut
TNI Gelar Latihan Gabungan Massal di Karimun Jawa, Hancurkan Sasaran dengan Rudal dan Bom
Demokrat Tolak Usulan KPK Batasi Jabatan Ketum Parpol: Itu Urusan Internal

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang

Sabtu, 25 April 2026 - 13:49 WIB

Menaker Yassierli: Serikat Pekerja Tak Hanya Advokasi, tapi Harus Dorong Peningkatan Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 12:09 WIB

Ironi Mantan Polisi Narkoba: Robig Zaenudin Positif Narkoba di Penjara, Dipindah ke Nusakambangan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:53 WIB

Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan: Pengabdian Mereka Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 April 2026 - 11:35 WIB

Siman Bahar Meninggal Dunia, KPK Terbitkan SP3, Kasus Korupsi Antam Tetap Berlanjut

Berita Terbaru