Gercep Tekan Inflasi, Ekonom : Gubernur Bobby Jadikan Pemprovsu Responsif-Solutif

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kafhi Aulia Gunawan, Pakar Ekonomi (Foto:Ist)

Kafhi Aulia Gunawan, Pakar Ekonomi (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Gerak cepat dan berani Gubernur Sumut Bobby Nasution menekan inflasi kembali mendapat sorotan positif. Pakar menyebut langkah itu membuat Pemprov Sumut dinilai responsif dan berorientasi pada solusi.

Menjawab wartawan, Senin 27/10/225, pakar ekonomi North Sumatera Invest (NSI) Kahfi Aulia Gunawan menegaskan, inflasi tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tapi juga pada kepercayaan investor.

North Sumatera Invest melihat bahwa kestabilan harga pangan ikut menurunkan persepsi risiko ekonomi daerah. Langkah cepat Gubernur Bobby dalam menekan inflasi-terutama dengan prinsip 4T dan sinergi BUMD Sumut, menunjukkan kepastian kebijakan yang sangat dihargai oleh dunia usaha.

“Karena itu, kolaborasi Sumut hari ini bisa dilihat sebagai daerah yang responsif, tangguh, dan berorientasi pada solusi dalam menekan inflasi,” tegas Kahfi.

Disinggung soal isu spekulan, Kahfi mengutarakan bahwa sebagai pelaku yang memperhatikan dinamika pasar dan investasi daerah, dirinya melihat lonjakan harga komoditas seperti cabai merah memang tidak lepas dari permainan pasar dan rantai distribusi yang panjang.

Namun di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby, mekanisme intervensi melalui BUMD dan TPID sudah mulai mempersempit ruang bagi spekulan.

BACA JUGA:  Tujuh Komitmen OPD Perkuat Sinergi Pembangunan Sumut

Menurutnya, hal itu bukan sekadar penertiban, tapi restrukturisasi sistem distribusi agar harga terbentuk secara wajar berdasarkan pasokan dan permintaan yang riil.

“Artinya, Pemprov Sumut mulai mengembalikan fungsi pasar yang sehat, dan ini sangat penting bagi stabilitas ekonomi Sumut,” ujar Kahfi.

 Terkait Kota Medan dan Deliserdang sebagai penyumbang inflasi terbesar di Sumut, apa yang mesti dilakukan Walikota dan Bupati?

Menjawab itu, Kahfi mengakui Kota Medan dan Deli Serdang memang menjadi barometer harga di Sumatera Utara. Dia menilai penting bagi kedua daerah ini untuk membangun sinergi logistik dan sistem distribusi digital yang terhubung langsung dengan sentra produksi seperti Karo dan Simalungun.

“Dengan kolaborasi lintas daerah yang sudah mulai dibangun oleh Pak Bobby, pasokan menjadi lebih efisien, biaya distribusi menurun, dan inflasi lebih terkendali. Ini langkah cerdas karena inflasi daerah tidak bisa diatasi hanya dengan operasi pasar, tapi dengan integrasi rantai pasok,” kata Kahfi.

Di sisi lain, banyak yg menyarankan agar Pemprovsu juga membuka ruang bagi petani lokal untuk berkontribusi menekan inflasi. Kahfi mendukung langkah Pemprov Sumut tersebut.

BACA JUGA:  Pemerintah Bangun 1.006 Rumah untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Dikatakannya, hal itu bukan hanya kebijakan pengendalian inflasi, tapi juga kebijakan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Kalau petani diberi akses ke pasar kota, dibantu logistik, dan difasilitasi BUMD untuk off-take hasil panen, maka Sumut tidak lagi bergantung pada pasokan luar. Ini konsep ekonomi sirkular daerah yang sangat saya apresiasi dari Pak Bobby-dari petani ke pasar, dari desa ke kota, semuanya tumbuh bersama,” tandas Kahfi.

Terakhir, dari perspektif investasi daerah, NSI melihat keberhasilan Bobby Nasution menekan inflasi bukan hanya karena intervensi harga, tapi karena cara berpikirnya yang kolaboratif.

“Beliau menghubungkan petani, BUMD, dan daerah konsumen dalam satu sistem. Ini bukan sekadar pengendalian inflasi, tapi fondasi untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan-dan itu sesuatu yang kami di North Sumatera Invest sangat hargai,” tukas Kahfi. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berantas Pungli di Sidebuk-Debuk, Pemprov Sumut Kerahkan 45 Personel Jaga 24 Jam
8 Fakta Pengeroyokan di Taman Bunga Siantar: Keluarga Nilai Penanganan Lambat dan Minta CCTV Dibuka
Pabrik Vape Narkotika Terungkap, Garda Kamtibmas Desak Agus Copot Kakanwil Imigrasi Sumut
Gerakan Sumut Mengajar Mengubah Masa Depan Anak-Anak dan Remaja
Kasus Penganiayaan di Siantar, BEM FH Se-Sumatera Apresiasi Kapolres Siantar, Minta Komisi III dan Komisi XIII DPR RI Turut Mengawal
Imigrasi Sumut Kecolongan, WNA Singapura Disebut Lalu Lalang hingga Operasikan Home Industry Vape Narkoba di Medan
Gebyar Pajak Sumut Triwulan I 2026, 936 Hadiah Disorot Netizen: Dinilai Sudah Diatur
Pabrik Vape Narkotika WNA Singapura di Medan Terbongkar, Aktivis Desak Kanwil Imigrasi Sumut dan Jajaran Mundur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 14:28 WIB

Berantas Pungli di Sidebuk-Debuk, Pemprov Sumut Kerahkan 45 Personel Jaga 24 Jam

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:24 WIB

8 Fakta Pengeroyokan di Taman Bunga Siantar: Keluarga Nilai Penanganan Lambat dan Minta CCTV Dibuka

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:55 WIB

Pabrik Vape Narkotika Terungkap, Garda Kamtibmas Desak Agus Copot Kakanwil Imigrasi Sumut

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:49 WIB

Gerakan Sumut Mengajar Mengubah Masa Depan Anak-Anak dan Remaja

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kasus Penganiayaan di Siantar, BEM FH Se-Sumatera Apresiasi Kapolres Siantar, Minta Komisi III dan Komisi XIII DPR RI Turut Mengawal

Berita Terbaru