Gubernur Bobby Nasution Komitmen Percepat Pemberantasan TBC di Sumut

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby Nasution, Pada Acara Forum Delapan Gubernur Penuntasan Tuberkulosis di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta, Selasa (26/8). (Foto : Ist.)

Bobby Nasution, Pada Acara Forum Delapan Gubernur Penuntasan Tuberkulosis di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta, Selasa (26/8). (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemberantasan Tuberkulosis (TBC) di wilayahnya. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Komitmen Percepatan Tercapainya Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia.

Penandatanganan komitmen ini dilakukan bersama dengan delapan provinsi lainnya, yaitu Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedelapan provinsi ini memiliki beban tertinggi dalam penuntasan tuberkulosis di Indonesia.

“Saya dengan tujuh gubernur lainnya berkomitmen kuat untuk mengeliminasi TBC, tentu ini perlu kerja sama dengan semua pihak, terutama bupati/walikota agar penyelesaian yang kita lakukan bisa cepat dan masif,” kata Bobby Nasution, usai menghadiri Forum Delapan Gubernur Penuntasan Tuberkulosis di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada delapan komitmen yang ditandatangani oleh delapan gubernur tersebut, terkait pengentasan TBC yang merupakan salah satu program prioritas Presiden RI. Komitmen tersebut meliputi: memasukkan indikator TBC ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), mengkoordinir kegiatan penanggulangan TBC, peningkatan standar pelayanan TBC (SPM), menemukan kasus TBC secara aktif, pendataan kasus TBC yang akurat, pengobatan untuk pencegahan TBC, membuat kebijakan yang mendukung penanggulangan TBC, dan mencapai target indikator TBC yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Bobby Nasution Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Luhur Bangsa

“Dari komitmen tersebut ada target indikator yang harus kita capai seperti menemukan kasus 90%, SPM 100%, kasus sensitif obat, kasus resisten obat, terapi untuk pencegahan dana lainnya, ini bukan pekerjaan yang mudah, jadi harus kita kerjakan bersama, dengan teliti dan cepat,” kata Bobby Nasution.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan penanganan TBC di Indonesia. Berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2024,

Indonesia berada di peringkat kedua kasus TBC di dunia, dengan 1.090.000 kasus dan kematian sekitar 125.000 orang.

“Kalau di delapan provinsi ini bisa kita tekan, angkanya (kasus TBC Indonesia) akan berkurang jauh, jadi siap-siap nanti akan kami tagih, pada waktu pertemuan selanjutnya,” kata Tito Karnavian.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa rata-rata kasus kematian TBC di Indonesia adalah dua orang dalam lima menit. Oleh karena itu, tugas utama dalam penanganan TBC adalah menemukan orang yang terinfeksi secepatnya.

“Sama seperti covid, kita menemukan dulu yang sakitnya siapa, karena dia penyakit menular, kalau tidak kita temuan, dia akan nular ke semua orang, setelah itu kita beri obat selama dua minggu, agar dia tidak nularin dulu, kemudian dilanjutkan dengan pengobatan enam bulan,” kata Budi Gunadi Sadikin.

BACA JUGA:  Raja Ampat Terancam: Tambang Nikel dan Desakan Evaluasi Izin ke DPR RI

Pertemuan ini dihadiri oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, Kepala Staf Presiden, AM Putranto, serta jajaran kementerian terkait. Hadir juga kedelapan gubernur yang menandatangani komitmen bersama dan OPD terkait secara virtual dari seluruh Indonesia.

Komitmen yang telah ditandatangani ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam mempercepat pemberantasan TBC di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan target eliminasi TBC di Indonesia dapat segera tercapai.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera menindaklanjuti komitmen ini dengan menyusun rencana aksi yang komprehensif dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. Selain itu, Pemprov Sumut juga akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai TBC, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan untuk penanganan TBC.

Dengan upaya yang serius dan terkoordinasi, diharapkan Sumatera Utara dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pemberantasan TBC di Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru