Gubernur Sumut Bobby Nasution: Kolaborasi Wajib untuk Pembangunan Sumut

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima kunjungan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Di Aula Raja Inal (Foto:Ist)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima kunjungan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Di Aula Raja Inal (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima kunjungan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Bobby Nasution untuk berdiskusi dengan para peserta Sespimti Polri tentang pembangunan Sumut.

Menurut Bobby Nasution, pembangunan Sumut wajib dilakukan bersama-sama dengan seluruh stakeholder yang ada. Kompleksitas yang ada di Sumut menuntut pemerintah untuk bisa bergandengan tangan dengan kabupaten/kota, Forkopimda, dan seluruh unsur masyarakat.

“Kami menggunakan tagline Kolaborasi Sumut Berkah. Kami tidak bisa bekerja sendiri, kami harus berkolaborasi dengan Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, dan stakeholder lainnya,” kata Bobby Nasution.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bobby Nasution menekankan pentingnya sinergitas antar-stakeholder, terutama Forkopimda, dalam memberikan dampak besar pada pembangunan di Sumut. Oleh karena itu, dia bersyukur Sespimti Polri memilih Sumut sebagai tempat Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN).

“Sumut merupakan provinsi terbesar keempat di Indonesia, terbesar pertama di luar pulau Jawa, sehingga kami memiliki kompleksitas yang cukup tinggi. Tetapi dengan sinergitas kuat, saya percaya kita akan memberikan dampak besar pada pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Jawari mengatakan bahwa pihaknya memilih Sumut sebagai lokasi PKDN karena kompleksitas yang ada di provinsi ini. Menurutnya, kompleksitas tersebut menjadi tantangan bagi seorang pemimpin.

“Kita bisa bilang Sumut miniatur Indonesia, beragam suku, agama, lokasi geografis yang strategis, masyarakat yang memiliki karakter khas. Oleh karena itu, kami memilih Sumut, harapannya PKDN ini melatih peserta didik menjadi pemimpin yang unggul,” kata Jawari.

Tujuan dari PKDN ini adalah untuk melatih peserta didik menjadi pemimpin yang unggul dengan memberikan pengalaman langsung dalam menangani kompleksitas pembangunan di daerah.

Dengan demikian, peserta didik dapat memahami bagaimana mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Peserta Sespimti Polri Dikreg ke-34 telah melalui proses seleksi ketat dan kompetitif sebelum akhirnya terpilih untuk mengikuti pendidikan ini.

Mereka terdiri dari personel Polri, TNI, serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lainnya yang siap untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, visioner, dan adaptif.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwira pendamping peserta PKDN Irjen Pol Bariza Sulfi dan Brigjen Pol Dani Kustoni. Hadir juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Biro Hukum Aprilla Haslantini Siregar, dan OPD terkait lainnya

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan stakeholder lainnya sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.

Dengan sinergitas yang kuat, diharapkan pembangunan di Sumut dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.

Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 ini diharapkan dapat membentuk pemimpin yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan tetapi juga menjadi teladan bagi organisasi dan masyarakat.

Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih profesional, modern, dan terpercaya.

Kurikulum pendidikan Sespimti Polri disusun dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu pembangunan karakter, ilmu kepolisian modern, dan kapita selekta.

Pembangunan karakter bertujuan untuk menanamkan nilai kebhayangkaraan, kepemimpinan, integritas, dan antikorupsi.

Pertemuan antara Gubernur Sumut Bobby Nasution dan peserta Sespimti Polri Dikreg ke-34 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pembangunan di Sumut dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Sinergi Demokrat – Kejati: Harmoni Penegakan Hukum Sumut
Narasi LLDIKTI 1 Dinilai Menggiring Opini, Pengurus Lama Diduga Dijadikan Kambing Hitam Konflik Yayasan Darma Agung
SPI UIN SU: Pilihan Relevan Gen Z Era AI

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Jumat, 17 April 2026 - 14:47 WIB

Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja

Jumat, 10 April 2026 - 20:14 WIB

Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers

Berita Terbaru