Gubernur Sumut Sudah Keluarkan Instruksi Sigap Bencana Sejak September 2025, Antisipasi Hidrometeorologi Basah

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Banjir Bandang Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah melalui zoom meeting bersama Kepala BMKG RI Dwikorita Karnawati di Kantor Camat Bahorok, Kabupaten Langkat, baru-baru ini. Foto: Diskominfo Sumut.

Poin keempat adalah melakukan koordinasi berjenjang dengan pemerintah pusat, instansi vertikal, dan pihak terkait lainnya dalam memitigasi penanggulangan bencana. Koordinasi yang baik dengan berbagai pihak sangat penting untuk penanganan bencana yang efektif.

Poin kelima adalah mengoptimalkan peran BPBD sebagai koordinator kegiatan penanggulangan bencana di daerah masing-masing. BPBD memiliki peran sentral dalam koordinasi dan pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana.

Poin keenam adalah menyiapkan dan menyosialisasikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang aman bagi masyarakat terdampak. Jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang aman sangat penting untuk melindungi masyarakat saat terjadi bencana.

Bacaan Lainnya

Poin ketujuh adalah melakukan identifikasi kebutuhan dan ketersediaan sumber daya yang ada di wilayah masing-masing, dan diminta untuk segera menyusun rencana kontinjensi terhadap bencana hidrometeorologi basah. Identifikasi sumber daya dan penyusunan rencana kontinjensi sangat penting untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi bencana.

Gubernur juga menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi basah secara virtual bersama Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati, di Kantor Camat Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Jumat (26/9/2025) lalu. Rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Pos terkait