Guntur Romli Sebut Efek JK Bongkar Pola Pengkhianatan Jokowi Terhadap Tokoh yang Berjasa

Guntur Romli
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Foto: Ist.

JK mengisahkan momen saat dirinya harus meyakinkan Megawati Soekarnoputri agar bersedia mencalonkan Jokowi sebagai Gubernur DKI. Padahal, menurut pengakuannya, Megawati sempat menunjukkan penolakan di awal. Kegigihan JK dalam melobi itulah yang akhirnya membuat Jokowi mendapatkan tiket pencalonan dan memenangi kontestasi di Jakarta.

Sebagai bukti otentik, JK bahkan memperlihatkan dokumentasi foto bersejarah di mana Jokowi tampak sedang “sungkem” menyalami tangannya. Foto itu diambil sesaat setelah kemenangan di Pilgub DKI, saat Jokowi datang menemui JK dan Megawati untuk mengucapkan terima kasih secara mendalam atas dukungan yang telah diberikan.

Pernyataan JK yang meledak di media ini seolah menjadi pengingat bagi publik mengenai sejarah panjang hubungan kedua tokoh tersebut. JK menekankan bahwa posisi gubernur adalah syarat mutlak atau batu loncatan utama bagi Jokowi untuk menjadi presiden. “Kasih tahu semua itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa jadi gubernur mana bisa jadi presiden,” ujar JK dengan nada tegas.

Bacaan Lainnya

Kini, publik disuguhkan dengan narasi kontradiktif antara sejarah jasa masa lalu dan realitas politik masa kini. Apa yang disampaikan oleh Guntur Romli dan Jusuf Kalla menunjukkan adanya keretakan yang dalam pada fondasi hubungan tokoh-tokoh besar tersebut. Narasi “balas budi” yang tidak terpenuhi kini menjadi konsumsi publik yang mencoreng citra harmonis yang selama ini dibangun.

Penilaian tajam dari Guntur Romli ini diprediksi akan semakin memperkeruh hubungan antara lingkaran pendukung Jokowi dengan PDIP dan kelompok Jusuf Kalla. Di tengah masa transisi politik, isu loyalitas dan etika berpolitik menjadi perdebatan hangat, di mana publik kini diajak untuk menilai sendiri sejauh mana seorang pemimpin menghargai tangan-tangan yang pernah membantunya mendaki puncak kekuasaan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait