Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Melonjak Hingga 2.500 Meter di Atas Puncak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolom abu vulkanik membumbung tinggi mencapai 2.500 meter di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, NTT, saat erupsi pada Kamis (27/8/2026) pagi. Foto: Screenshot.

Kolom abu vulkanik membumbung tinggi mencapai 2.500 meter di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, NTT, saat erupsi pada Kamis (27/8/2026) pagi. Foto: Screenshot.

Larantuka-Mediadelegasi: Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di wilayah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Kamis, 27 Agustus 2026, tepatnya pukul 08.30 WITA. Letusan kali ini tercatat jauh lebih besar dibandingkan erupsi harian yang biasa terjadi, dengan ketinggian kolom abu yang melonjak tajam hingga mencapai 2.500 meter di atas puncak gunung.

Jika dikalkulasi dari permukaan laut, maka puncak kolom abu letusan kali ini mencapai ketinggian sekitar 4.084 meter di atas permukaan laut. Angka ini jauh melampaui rata-rata ketinggian kolom abu pada erupsi harian yang biasanya hanya berada di kisaran 500 hingga 1.000 meter di atas puncak gunung.

Kolom abu hasil letusan teramati berwarna kelabu dengan ketebalan yang padat dan pekat. Arah pergerakan abu vulkanik terpantau bergerak condong ke arah barat daya dan barat. Warga dan pengunjung diimbau agar waspada terhadap kemungkinan turunnya hujan abu di sepanjang jalur arah angin tersebut.

Berdasarkan catatan seismograf yang dipasang di kawasan pemantauan gunung api, erupsi kali ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 milimeter. Peristiwa letusan berlangsung selama kurang lebih 125 detik atau sekitar dua menit lima detik sejak pertama kali terdeteksi.

BACA JUGA:  OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi Laki-laki melaporkan bahwa erupsi kali ini turut disertai suara dentuman yang terdengar cukup keras hingga ke wilayah-wilayah terdekat. Warga di sejumlah kecamatan yang berada dalam jangkauan suara dentuman sempat merasa panik dan mengira terjadi gempa bumi.

Suara dentuman tersebut bahkan terdengar hingga ke Kota Larantuka yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat letusan. Warga di Pulau Adonara dan Pulau Solor pun dilaporkan mendengar suara ledakan yang menggelegar, menandakan kekuatan erupsi kali ini memang berbeda dari biasanya.

Gunung Lewotobi Laki-laki memang diketahui sedang berada dalam fase aktivitas tinggi dan hampir setiap hari mengalami erupsi kecil hingga menengah. Namun peningkatan ketinggian kolom abu secara drastis pada Kamis pagi ini menjadi sinyal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat dan pihak berwenang.

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung api. Seluruh warga, pengunjung, maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat kawah atau puncak gunung.

Imbauan tersebut disampaikan demi menjaga keselamatan warga dari bahaya lontaran batu pijar, aliran lava pijar, serta awan panas yang sewaktu-waktu dapat meluncur ke lereng gunung. Mengingat kolom abu yang sangat tinggi, potensi turunnya hujan abu lebat juga dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan penerbangan di sekitar wilayah NTT.

BACA JUGA:  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Abu Vulkanik Setinggi 18.000 Meter dan Potensi Banjir Lahar Hujan

Pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur pun telah bersiap mengaktifkan posko-posko pengungsian dan terus memantau perkembangan aktivitas gunung api secara berkala. Warga yang tinggal di lereng-lereng sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki juga diingatkan untuk waspada terhadap potensi lahar dingin terutama saat turun hujan.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas gunung api masih terus dipantau secara ketat oleh petugas pemantau yang bertugas di Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Setiap perubahan perkembangan akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui saluran-saluran resmi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta senantiasa mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh PVMBG. Tidak disarankan untuk menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya guna mencegah kepanikan yang berlebihan di tengah masyarakat.  D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli

Berita Terbaru

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agung Ardiyanto,SH.,MH. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Kedisiplinan Pegawai Saat Apel Pagi

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:08 WIB