Harapan Baru Pengobatan Kanker, Vaksin EnteroMix Buatan Rusia Diklaim Efektif Kecilkan Tumor

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksin EnteroMix kolaborasi antara Pusat Penelitian Radiologi Medis Nasional (NMRRC) Kementerian Kesehatan Rusia dan Institut Biologi Molekuler Engelhardt di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. (Foto : Ist.)

Vaksin EnteroMix kolaborasi antara Pusat Penelitian Radiologi Medis Nasional (NMRRC) Kementerian Kesehatan Rusia dan Institut Biologi Molekuler Engelhardt di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Ilmuwan Rusia kembali mencuri perhatian dunia medis dengan pengembangan sebuah vaksin kanker bernama EnteroMix. Vaksin ini menawarkan harapan baru bagi jutaan penderita kanker di seluruh dunia, setelah diklaim mampu mengecilkan tumor hingga 80 persen dalam uji klinis awal.

Kabar baik ini pertama kali diumumkan dalam ajang Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF 2025). Forum ini menjadi panggung bagi Rusia untuk menyoroti terobosan terbarunya dalam bidang penelitian medis dan bioteknologi. Pengumuman ini disambut antusias oleh komunitas ilmiah dan masyarakat global yang menantikan solusi efektif untuk penyakit yang mematikan ini.

Vaksin EnteroMix merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Penelitian Radiologi Medis Nasional (NMRRC) Kementerian Kesehatan Rusia dan Institut Biologi Molekuler Engelhardt di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Sinergi antara lembaga-lembaga ini menjadi kunci dalam pengembangan vaksin dengan teknologi canggih.

Pengembangan vaksin ini menggunakan teknologi yang mirip dengan vaksin mRNA Covid-19. Namun, alih-alih melawan virus, EnteroMix dirancang untuk melawan sel kanker. Vaksin ini menggunakan kombinasi empat virus yang tidak berbahaya untuk menargetkan dan menghancurkan sel kanker secara spesifik.

Salah satu cara kerja utama EnteroMix adalah dengan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh pasien. Vaksin ini melatih sistem imun untuk mengenali sel kanker sebagai ancaman dan melancarkan serangan terhadapnya. Ini merupakan terobosan penting dalam pengobatan kanker yang dikenal sebagai imunoterapi.

BACA JUGA:  Keluhan Warga Jalan Teratai Belum Ditanggapi Bobby Nasution

Kepala Federal Medical and Biological Agency (FMBA), Veronika Skvortsova, mengungkapkan bahwa vaksin ini telah melewati uji praklinis selama tiga tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa vaksin ini tidak hanya aman, bahkan dengan dosis berulang, tetapi juga sangat efektif.

Laporan resmi penelitian menyebutkan bahwa EnteroMix telah menunjukkan kemampuan untuk memperlambat perkembangan tumor. Dalam beberapa kasus, bahkan berhasil menghilangkan tumor sepenuhnya. Temuan ini memberikan indikasi kuat bahwa vaksin ini memiliki potensi besar.

Dalam uji coba praklinis, para peneliti mencatat bahwa tumor menyusut atau tumbuh lebih lambat hingga 60-80 persen, tergantung pada jenis kankernya. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup subjek uji juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Uji klinis Fase-1 sudah dimulai sejak Juni 2025 dengan melibatkan 48 relawan. Tahapan ini bertujuan untuk menguji keamanan vaksin pada manusia dan menentukan dosis yang optimal sebelum melanjutkan ke fase uji klinis berikutnya yang lebih besar.

Untuk tahap awal, vaksin ini difokuskan pada kanker kolorektal, yang merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Keputusan ini didasarkan pada tingkat urgensi dan prevalensi penyakit tersebut.

BACA JUGA:  WN Rusia Kehilang Motor Dalam Perjalanan Bali-Danau Toba

Meskipun fokusnya pada kanker kolorektal, para ilmuwan tidak berhenti sampai di situ. Mereka juga sedang mengembangkan versi EnteroMix untuk jenis kanker lain, seperti glioblastoma (tumor otak yang agresif) dan beberapa jenis melanoma tertentu, termasuk melanoma okular.

Pengembangan vaksin untuk jenis kanker lain ini sudah berada pada tahap studi lanjut. Keberhasilan dalam pengembangan ini akan memperluas cakupan EnteroMix dan memberikan harapan bagi lebih banyak pasien.

Penggunaan kombinasi virus tidak berbahaya dan aktivasi sistem kekebalan tubuh menunjukkan inovasi luar biasa dalam bidang onkologi. Vaksin ini mewakili lompatan besar dari metode pengobatan konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi yang seringkali memiliki efek samping yang berat.

Meskipun hasilnya menjanjikan, penting untuk diingat bahwa EnteroMix masih dalam tahap awal pengembangan. Vaksin ini masih perlu melalui beberapa fase uji klinis lagi sebelum dapat diproduksi secara massal dan digunakan secara luas. Proses ini bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Dunia kini menantikan hasil dari uji klinis Fase-1 dan fase-fase selanjutnya. Jika terbukti aman dan efektif, vaksin EnteroMix berpotensi merevolusi pengobatan kanker dan menjadi salah satu terobosan medis paling penting di abad ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:14 WIB

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Berita Terbaru

KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026), dan menangkap Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Ist.

Nasional

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Jun 2026 - 17:35 WIB