Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Mengenang Sejarah, Meneguhkan Ideologi Bangsa

Selasa, 30 September 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober (Foto:Ist)

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Setiap tanggal 1 Oktober, seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momen penting untuk merefleksikan sejarah kelam dan meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara yang abadi.

Peringatan ini menjadi pengingat bagi generasi penerus akan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Latar belakang peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak bisa dilepaskan dari peristiwa Gerakan 30 September (G30S) pada tahun 1965. Tragedi ini merupakan upaya pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan tujuan menggulingkan pemerintahan yang sah dan mengganti ideologi negara dengan komunisme.

Dalam peristiwa G30S, enam jenderal dan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat menjadi korban keganasan PKI. Mereka diculik, disiksa, dan dibunuh secara keji, kemudian jenazahnya dibuang ke dalam sumur Lubang Buaya. Peristiwa ini menjadi luka mendalam bagi bangsa Indonesia dan memicu kemarahan masyarakat terhadap PKI.

BACA JUGA:  BPJS Kesehatan Mengumumkan Syarat Pengaktifan Kembali Peserta PBI JK yang Dinonaktifkan

Setelah berhasil menumpas pemberontakan G30S, pemerintah Orde Baru menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967.

Penetapan ini bertujuan untuk memperingati keberhasilan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara dari ancaman komunisme.

Setiap tahun, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan dengan menggelar upacara bendera di seluruh instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga lainnya.

Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S, serta untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa terhadap Pancasila.

Selain upacara bendera, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti seminar, diskusi, dan pameran yang bertemakan Pancasila. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai Pancasila dan relevansinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA:  Nadia Tjoa Mahasiswi Magister Manajemen Universitas Mercu Buana Sabet Juara Tiga Miss Universe Indonesia 2024

Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi juga memiliki makna yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk merenungkan kembali sejarah kelam bangsa, serta untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara yang abadi. Kita harus senantiasa menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, serta menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB