Indonesia Menuju Swasembada Energi dengan Proyek EBT Rp25 Triliun

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Meresmikan 55 Proyek Pembangunan Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) Melalui Video Conference pada Kamis (26/6/2025). (Foto : Ist.)

Presiden Prabowo Subianto Meresmikan 55 Proyek Pembangunan Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) Melalui Video Conference pada Kamis (26/6/2025). (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto meresmikan 55 proyek pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) yang terletak di 15 provinsi pada Kamis (26/6/2025). Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp25 triliun dan berkapasitas 379,7 megawatt.

Prabowo menyatakan bahwa peresmian ini menjadi bukti bahwa Indonesia menuju swasembada energi. Ia menekankan bahwa energi merupakan bagian dari kedaulatan suatu bangsa dan Indonesia memiliki sumber-sumber energi yang luar biasa.

Prabowo berharap bahwa rakyat Indonesia bisa mendapatkan energi yang efisien dan ekonomis. Ia menegaskan bahwa peresmian ini adalah bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian energi dan akan berdiri di atas kaki sendiri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa total investasi proyek EBT ini sekitar Rp25 triliun. Ia juga menjelaskan bahwa proyek ini memiliki total kapasitas sebesar 379,7 megawatt dan akan diresmikan di 15 provinsi.

BACA JUGA:  Kecelakaan Maut Helikopter Terbakar di Malaysia, 1 WNI Tewas

Selain meresmikan proyek EBT, Presiden Prabowo juga meresmikan peningkatan produksi minyak sebesar 30 barel di lapangan Banyu Urip Blok Cepu yang dioperasikan oleh ExxonMobil Cepu Ltd di Bojonegoro, Jawa Timur.

Peresmian ini dilangsungkan secara simbolis serentak di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen, yang terletak di Belawan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Presiden Prabowo hadir melalui video conference karena cuaca yang tidak bersahabat.

Presiden Prabowo tidak dapat hadir secara langsung di lokasi peresmian karena cuaca yang tidak bersahabat. Namun, ia tetap dapat meresmikan proyek ini secara simbolis melalui video conference.

Prabowo menekankan bahwa kemandirian energi sangat penting bagi masa depan Indonesia. Ia berharap bahwa proyek EBT ini dapat membantu meningkatkan kemandirian energi Indonesia dan memberikan manfaat bagi rakyat.

Proyek EBT ini diharapkan dapat berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan menggunakan energi terbarukan, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan kualitas lingkungan.

BACA JUGA:  Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025: Perlindungan Negara bagi Jaksa dalam Melaksanakan Tugas

Investasi sebesar Rp25 triliun untuk proyek EBT ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi Indonesia. Prabowo berharap bahwa proyek ini dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek lainnya yang dapat membantu meningkatkan kemandirian energi Indonesia.

Prabowo berharap bahwa proyek EBT ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia. Dengan menggunakan energi yang efisien dan ekonomis, rakyat Indonesia dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

Peresmian 55 proyek EBT oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah positif dalam meningkatkan kemandirian energi Indonesia. Dengan investasi sebesar Rp25 triliun, proyek ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB