Indonesia Salurkan Bantuan 10.000 Ton Beras untuk Palestina

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi bantuan langsung secara simbolis ke Menteri Pertanian Negara Palestina Rezq Basheer-Salimia (kanan) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025). Foto: Humas Kementan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi bantuan langsung secara simbolis ke Menteri Pertanian Negara Palestina Rezq Basheer-Salimia (kanan) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025). Foto: Humas Kementan

Jakarra-Mediadelegasi: Sebagai bentuk solidaritas atas krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras kepada Palestina.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia, di Jakarta Selatan pada 7 Juli 2025. Bantuan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Mentan Amran menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Indonesia terhadap kesulitan yang dihadapi rakyat Palestina. Ia berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan di Palestina dan meringankan beban masyarakat.

Waktu dan mekanisme pendistribusian akan ditentukan oleh Duta Besar Palestina di Indonesia.

Kerja sama pertanian antara Indonesia dan Palestina juga diperkuat melalui inisiatif pendirian Zona Investasi Solidaritas Palestina-Indonesia di Sumatera Selatan.

BACA JUGA:  BMKG Peringatkan Ancaman Banjir Lahar Hujan dari Gunung Lewotobi Laki-Laki, Apa yang Harus Diwaspadai?

Dengan luas lahan mencapai 10.000 hingga 15.000 hektare, zona ini diharapkan dapat mendorong pembangunan pedesaan, membuka peluang investasi, dan memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

Indonesia dan Palestina juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama di Bidang Pertanian. MoU ini mencakup berbagai aspek kerja sama

termasuk pengembangan produk pertanian dan penguatan kapasitas di bidang industri benih, bioteknologi, manajemen agribisnis, dan lain-lain.

Apresiasi yang tinggi disampaikan oleh Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia, atas dukungan konsisten Indonesia.

Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara kedua negara untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat Palestina. Bantuan beras ini menjadi bukti nyata dari hubungan persahabatan dan solidaritas kedua negara.

BACA JUGA:  Helikopter Bell 429 PK-WSW Hilang Kontak di Halmahera, Basarnas Masih Lakukan Pencarian

Bantuan 10.000 ton beras ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan Palestina. Inisiatif Zona Investasi Solidaritas dan MoU Kerja Sama di Bidang Pertanian menandai babak baru dalam kerja sama kedua negara, yang memperkuat hubungan strategis dan kemanusiaan Indonesia-Palestina.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru