Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Pelantikan Digelar Sore Ini

Senin, 27 April 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabinet Merah Putih. Foto: Ist.

Kabinet Merah Putih. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Suasana politik di lingkungan pemerintahan kembali memanas menyusul menguatnya isu perombakan atau reshuffle kabinet di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kabar ini beredar luas dan semakin dipercaya setelah sejumlah nama yang disebut-sebut bakal masuk jajaran menteri mulai teridentifikasi jelas.

Berdasarkan informasi yang diterima dari sumber terpercaya, rencana pelantikan menteri-menteri baru tersebut dikabarkan akan digelar pada hari ini, Senin (27/4/2026). Waktu pelantikan disebut-sebut akan dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB di Istana Negara.

“Jam 15.00 WIB (pelantikan),” ujar salah satu sumber yang dikabarkan juga bakal dilantik namun enggan menyebutkan identitasnya secara gamblang, dikutip Senin.

Salah satu nama yang santer disebut akan masuk ke dalam kabinet adalah Jumhur Hidayat. Sosok ini dikabarkan akan dipercaya memimpin Kementerian Lingkungan Hidup, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Hanif Faisol Nurofiq.

Selain itu, nama Hasan Nasbi juga kembali mencuat ke permukaan. Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) ini digadang-gadang akan kembali mengemban amanah penting sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Komunikasi.

BACA JUGA:  Waspada, Modus Penipuan Menggunakan Teknologi AI

Sebelumnya, Hasan Nasbi memang sudah beberapa kali dipanggil dan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto, yakni pada tanggal 9 dan 12 Maret 2026 lalu. Namun kala itu, Hasan enggan membeberkan secara rinci mengenai pembahasan apa yang dibicarakan dan kapasitasnya dalam pertemuan tersebut.

Ia juga sempat menepis atau enggan mengonfirmasi spekulasi bahwa dirinya akan kembali duduk di kursi empuk Kabinet Merah Putih. “Belum ada pembicaraan soal itu. Belum bicara soal itu. Nanti kita lihatlah ya,” ujarnya singkat saat ditanya wartawan sebelumnya.

Nama besar lain yang juga masuk dalam bursa perombakan adalah Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini dikabarkan akan dimutasi atau diangkat menjadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), menggantikan posisi Muhammad Qodari.

Sebelumnya, Dudung memang dikenal aktif dan dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional. Perpindahan posisi ini dinilai akan memberikan ruang baru bagi Jenderal berkacamata tersebut untuk berkontribusi lebih luas dalam pemerintahan.

BACA JUGA:  Survei LPEM UI: Arah Kebijakan Ekonomi Prabowo-Gibran Tak Efektif

Sementara itu, sosok yang digeser dari posisi KSP, Muhammad Qodari, dikabarkan akan mendapatkan jabatan strategis baru. Ia direncanakan akan dilantik menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), yang sebelumnya dijabat oleh Angga Raka Prabowo.

Terkait kabar reshuffle ini, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, sebelumnya sudah memberikan sinyal. Saat ditanya awak media pada Selasa (7/4/2026) lalu, ia hanya meminta masyarakat dan pers untuk bersabar menunggu kepastian resmi.

“Tunggu aja,” ucap Teddy singkat di Kompleks Istana Negara. Ketika ditegaskan apakah perombakan ini benar akan terjadi di bulan April, Teddy kembali bersikap diplomatis dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepala negara. “Nanti Bapak Presiden yang ceritakan,” pungkasnya, menegaskan bahwa hanya Presiden yang memiliki hak dan wewenang penuh untuk mengumumkan susunan kabinet barunya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB