“Kami juga ucapkan terima kasih kepada pihak terkait lainnya. Khususnya Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang dan Pemkab Karo, karena jalan sepanjang itu melewati tiga daerah. Saya sendiri juga tidak begitu tahu pasti sejarahnya. Dari tahun 80-an sudah diakui dengan nama Jalan Jamin Ginting, yang waktu itu diresmikan ibu saya, Likas Tarigan, dan beliau tak pernah cerita. Jadi saya baru tahu ternyata ini jalan terpanjang,” ujar Riahna.
Riahna menyebutkan, bahwa mereka hanya menyampaikan kepada MURI bahwa Jalan Jamin Ginting adalah jalan terpanjang, sebagaimana data yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR.
“Mengingat nama Jalan Jamin Ginting sudah diakui, namun secara administrasi belum tercatat. Jadi MURI yang menyatakan itu, sehingga terdokumentasi,” tuturnya.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan bahwa penobatan Jalan Jamin Ginting sebagai jalan nasional terpanjang di Indonesia adalah bentuk penghormatan kepada pahlawan.
“Penghargaan kepada pahlawan adalah tanda Indonesia adalah bangsa yang besar. Ini adalah penghormatan kita kepada kepahlawanan Jamin Ginting. Sebab, hanya bangsa yang besar yang menghargai pahlawannya. Harusnya ini sampai ke perbatasan Aceh,” kata dia.
Edy menambahkan, Jamin Ginting merupakan pahlawan yang selama bertugas sebagai tentara, pernah menerbitkan uang untuk membantu masyarakat yang sedang kesulitan.
“Jadi beliau (Jamin Ginting) ini adalah senior kami, orang yang punya inovasi dan integritas. Saya bangga, karena begitu banyak yang bisa dibanggakan dari Jamin Ginting,” ujarnya. D|Red