Jalan Mulus, Warga Nias Barat Rasakan Dampak Positif Program Infrastruktur Gubernur Bobby Nasution

Penampakan Ruas Jalan Yang Telah Diperbaiki di Kepulauan Nias Tahun 2025. Foto: Diskominfo Sumut

Medan-Mediadelegasi: Warga Nias Barat kini dapat bernapas lega setelah bertahun-tahun merasakan sulitnya akses transportasi akibat kondisi jalan yang rusak. Berkat program perbaikan infrastruktur yang digagas oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, jalan-jalan di wilayah tersebut kini mulai mulus dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Ama Pian Zai, seorang warga Mandrehe, Nias Barat, mengungkapkan bahwa dulu ia harus menempuh waktu hingga dua jam untuk pergi dari Mandrehe menuju Gunungsitoli. Namun, setelah jalan di wilayah tersebut mulai diperbaiki, waktu tempuh kini jauh lebih singkat, hanya sekitar satu jam.

Perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) melalui Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), sebagai langkah cepat Gubernur Bobby dalam menangani persoalan infrastruktur di Kepulauan Nias.

Bacaan Lainnya

Sejumlah ruas jalan provinsi yang ditingkatkan di antaranya Gunungsitoli–Afia, Afia–Tuhemberua, Miga–Lolowua, Lolowua–Dola, Dola–Duria, dan Hilimbuasi–Mandrehe. Selain itu, juga tengah dibangun Box Culvert di Kota Gunungsitoli.

“Terasa (perubahan), jarak tempuh dulu dua jam, sekarang satu jam,” kata Pian di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Nias Barat, Minggu (16/11/2025).

Tidak hanya jalan, Gubernur Bobby juga membangun kembali Jembatan Idano Noyo yang sebelumnya rusak akibat banjir. Sebelum rusak diterjang banjir pun, kondisi jembatan sudah memprihatinkan karena jalanannya hanya berupa papan kayu.

Saat ini, progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 76,48%, dengan pekerjaan yang meliputi pemasangan rangka jembatan, pemasangan bronjong, serta pengerjaan oprit jembatan.

“Kami warga Desa Tuwuna berterima kasih pada Pak Bobby karena jembatan juga dibangun,” ujar Pian.

Pos terkait