Jembatan Oyo: Kontraktor Diduga Lalai

Jembatan
Rumah Warga Nias Barat Rusak Akibat Proyek Jembatan Idano Noyo Mandrehe, Kontraktor Ogah Tanggung Jawab. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Proyek pembangunan Jembatan Sungai Idano Oyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, berujung pada protes warga. Pasalnya, proses pembongkaran batu pada bantalan jembatan lama pada September 2025 lalu menyebabkan salah satu rumah warga mengalami kerusakan berat.

 

Pemilik Rumah Komplain Kepada Kontraktor Pembangunan Jembatan Oyo

Pemilik rumah, Ina Josua Halawa, mengungkapkan kekecewaannya karena pihak perusahaan yang mengerjakan proyek, PT Torang Multi Indo, tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan yang dialaminya.

Bacaan Lainnya

“Saya Alias Ina Josua Halawa memalang Jembatan Sungai Idano Oyo ini karena Saya pemilik rumah yang terdampak /rusak berat akibat proses pengerjaannya Jembatan, namun respon dan rasa tanggung jawab dari Pihak PT.Torang Multi Indo yang mengerjakan pembangunan Jembatan Sungai Oyo tidak ada,” terangnya saat ditemui di lokasi pekerjaan, Jumat (09/01/2026).

Ina Josua menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada September 2025 lalu, saat PT Torang Multi Indo melakukan pembongkaran batu pada bantalan jembatan lama menggunakan alat berat Hydraulic Breaker (Hydraulic Hammer). Getaran yang sangat kuat akibat proses pemecahan batu tersebut menyebabkan dinding rumahnya retak, serta tiang dan lantai mengalami kerusakan berat.

 

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/bunga-kur-dibebaskan-pemerintah-untuk-korban-bencana-sumatera/

Pos terkait