Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto memulai serangkaian kunjungan kerja ke Kalimantan pada Senin (12/1/2026), dengan agenda utama jenguk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan meresmikan proyek-proyek strategis yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa. Kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.
Kegiatan Presiden Sebelum Jenguk IKN
Sebelum jenguk IKN, Presiden Prabowo terlebih dahulu meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan akses bagi seluruh anak bangsa.
Setelah meresmikan Sekolah Rakyat, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Balikpapan untuk meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP), sebuah proyek pengembangan kilang minyak yang sangat penting bagi ketahanan energi nasional.
Informasi terkait kunjungan Presiden Prabowo ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tanam-sejuta-pohon-bukti-komitmen-sumut-untuk-alam/
Prasetyo mengungkapkan bahwa Prabowo bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Kalimantan Timur dengan agenda utama meresmikan proyek RDMP Balikpapan.
“Iya, jadi setelah dari Banjarbaru ini, rombongan Bapak Presiden akan ke Balikpapan untuk meresmikan salah satu refinery (RDMP),” ujar Prasetyo, menjelaskan agenda padat Presiden di Kalimantan.
Prasetyo membeberkan bahwa peresmian RDMP Balikpapan menjadi bagian dari upaya percepatan penguatan sektor industri nasional, khususnya di bidang energi. Pemerintah menargetkan penguatan kilang minyak tersebut dapat mendukung langkah menuju swasembada energi.
“Sekali lagi sektor industri juga kita kebut supaya kita bisa segera, pertama, swasembada energi. Dan kalaupun tahapan itu belum tercapai, setidak-tidaknya kita mengurangi devisa kita yang keluar,” jelasnya, menekankan pentingnya proyek ini bagi perekonomian negara.
Prasetyo pun menegaskan bahwa dengan beroperasinya refinery Balikpapan diharapkan mampu menekan impor bahan bakar minyak (BBM) sehingga mengurangi beban devisa negara.
“Dengan hari ini diresmikannya refinery di Balikpapan, itu akan mengurangi devisa yang keluar,” tambahnya, memberikan harapan baru bagi kemandirian energi Indonesia. Setelah agenda di Balikpapan, Prasetyo menyebut Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. “Mohon doa restu, selanjutnya dari Balikpapan akan menengok ke IKN,” ucap Prasetyo, mengakhiri keterangannya. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.








[…] HARI INI Lima Fitur Penting Penjaga Keamanan Dompet Digital Heroik Siswi SD Terseret Demi HP Jenguk IKN, Prabowo Genjot Energi Apple Siapkan iPhone Lipat Dan Inovasi AI Tujuh Komitmen OPD Perkuat Sinergi Pembangunan Sumut […]