“Jokowi Bicara Pemotongan Anggaran Pembangunan IKN 2025: Ini Alasannya!”

Selasa, 19 November 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait alokasi anggaran pembangunan IKN dipotong pada 2025. Jokowi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan jika pembangunan IKN akan dipercepat.

“Sudah statement, kan tidak sekali dua kali Presiden Prabowo. Bahwa justru pembangunan di IKN akan dipercepat,” kata Jokowi setelah bertemu RK dan relawan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2024).

“Coba dilihat ya,” sambungnya.

Sebelumnya, Buku II Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 mencatatkan alokasi anggaran pembangunan IKN hanya sebesar Rp 143,1 miliar. Angka tersebut terbilang kecil mengingat besaran alokasi anggaran infrastruktur secara keseluruhan untuk tahun depan mencapai Rp 400,3 triliun.

BACA JUGA:  Pemerintah Tetapkan Ketentuan Baru Beban Kerja Guru

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, anggaran tersebut merupakan batas bawah atau baseline. Jadi pemerintahan selanjutnya memiliki otoritas untuk menentukan besaran anggaran pembangunan IKN tahun depan.

“Di lihat IKN anggarannya masih kecil, karena itu jadi saya sampaikan semuanya (tidak hanya anggaran IKN) di baseline dan ini untuk memberikan otoritas kepada presiden terpilih untuk menentukan sesuai prioritas,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2025 di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Jumat (16/8).

Sri Mulyani mengatakan Presiden Jokowi pun telah berbincang dan bertemu dengan Prabowo membahas terkait anggaran tahun mendatang saat gelaran Sidang Kabinet Paripurna perdana Senin (12/8) lalu. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga telah menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan mega proyek IKN.

BACA JUGA:  KPK Dalami Peran Rektor USU dalam Kasus Korupsi Dinas PUPR Sumut, Proyek Kolam Retensi Jadi Sorotan

“Beliau punya komitmen. Namun, karena beliau masih mau melihat seluruh APBN ini, ya, nanti kita akan lihat, akan dialokasikan tambahan berapa,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru