Kebakaran Lereng Gunung Pusuk Buhit, Wilmar Simandjorang Kecewa

Kamis, 26 Mei 2022 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran di Hotan Konservasi Lereng Gunung Pusuk Buhit sebelah Barat, Desa Hutaginjang, Sagala, Kecamatan Sianjur Mulamula, Samosir itu bagai tak bisa teratasi.Foto: D|Ist

Kebakaran di Hotan Konservasi Lereng Gunung Pusuk Buhit sebelah Barat, Desa Hutaginjang, Sagala, Kecamatan Sianjur Mulamula, Samosir itu bagai tak bisa teratasi.Foto: D|Ist

“Melibatkan peranserta Camat melalui Kepala Desa mengampanyekan kepedulian warga terhadap pengawasan api,” katanya.

Dia juga melihat, program Go Green digagas Pangdam, Sejuta pohon program  Presiden Jokowi, progam Hijaukan Danau Toba saat ini, kini hasilnya miris.

Masyarakat tetap perlu disadarkan akan dampak fatal membakar hutan terhadap ekosistim alam. “Terjadinya pemanasan global, polusi udara. Pohon pada mati, kepunahan binatang endemic, misalnya biawak, trenggiling yang kini mulai langka di Samosir,” katanya.

Pijakan Hukum

Lebih jauh, Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Toba Samosir (2000-2003) ini menjelaskan, dulu memulai pembangunan pariwisata Kawasan Danau Toba berbasis Geopark belum ada pijakan hukum untuk bekerja.

Sehingga, lanjutnya, para penggiat Geopark masih berusaha pada saat itu agar Presiden Jokowi mengetahui kelebihan Geopark. “Isu Geopark pun sampai ke Istana, agar mendukung dan mendapatkan payung kebijakan dan akhirnya berhasil dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2019, dan Presiden berkenaan berkunjung ke Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Sigulatti Samosir,” katanya.

BACA JUGA:  Wilmar Simandjorang: Mendidik Algoritma atau Jiwa? Dilema Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan

Kemudian, kata Mandjorang, dengan segala daya dan upaya para penggiat Geopark pertama lolos Tahun 2014 menjadi Geopark Nasional Kaldera Toba  (GNKT)  hingga akhirnya pada tahun  2020 dengan dukungan Presiden Joko Widodo  meraih predikat  Toba Caldera Unesco Global Geopark (UGGp).

Lalu, ungkapnya, setelah melalui proses panjang  lengkap didukung peraturan yang menjadi payung hukum kebijakan. “Apalah yang sudah BP TC UGGp lakukan baik secara Perencanaan msupun aksi di 16 Geosite, yang dapat terukur dalam mewujudkan Visi Geopark dan merawat KDT serta menungkatkan kesejahteraan masyarakat?” Wilmar setengah bertanya. D|Red-06

2 tanggapan untuk “Kebakaran Lereng Gunung Pusuk Buhit, Wilmar Simandjorang Kecewa”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB