Kementerian Pendidikan Siapkan 13 Sekolah Unggulan Garuda, Empat Mulai Beroperasi 2026

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar Sekolah Unggulan Garuda. (Foto : Ist.)

Ilustrasi Gambar Sekolah Unggulan Garuda. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menyiapkan 13 titik Sekolah Unggulan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah

.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa dari 13 titik tersebut, empat di antaranya akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (27/8/2025).

“Kami siapkan Sekolah Garuda titik-titiknya, jadi ada 13 titik bapak ibu sekalian yang kita rencanakan selesai di 2026,” kata Brian. Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di 12 titik dipastikan akan selesai pada tahun 2026. Namun, satu titik di Nabire masih menghadapi kendala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat titik yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 berlokasi di Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Lokasi-lokasi ini dipilih dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Pendaftaran CPNS Kemenag Dibuka 1 September 2024, Lulusan Ma'had Aly Bisa Daftar

Sementara itu, lokasi Sekolah Unggulan Garuda lainnya berada di Provinsi Papua Barat, Provinsi Bengkulu, Provinsi Palangkaraya, Provinsi Lampung, Provinsi NTB, Kalimantan Barat, Aceh, dan Gorontalo. Dengan penyebaran ini, diharapkan peningkatan kualitas pendidikan dapat merata di seluruh Indonesia.

Brian menambahkan, “Ini jadi konsepnya karena sudah ada 12 atau 13, ditambah Nabire itu, kita akan butuh 7 lagi untuk Sekolah Unggulan Garuda yang kita buat dari nol.” Hal ini menunjukkan komitmen Kemendiktisaintek untuk terus mengembangkan dan memperluas jaringan sekolah unggulan di masa depan.

Selain Sekolah Unggulan Garuda yang dibangun dari nol, Kemendiktisaintek juga memiliki program Sekolah Transformasi Garuda. Program ini bertujuan untuk memberikan status Sekolah Unggulan Garuda Transformasi kepada sekolah-sekolah yang telah memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

“Kami berharap terjadi pemerataan di sisi wilayah juga. Jadi seluruh wilayah, dan itu Bapak Presiden meminta tambahannya 80 yang transformasi,” papar Brian. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak sekolah di berbagai daerah yang termotivasi untuk meningkatkan kualitasnya.

BACA JUGA:  Wagub Sumut: Pesantren Mampu Ciptakan Kemandirian Ekonomi

Menariknya, Sekolah Unggulan Garuda Transformasi tidak akan membebani APBN. Sekolah-sekolah yang terpilih tidak akan diberikan pendanaan, melainkan akan mendapatkan proses pembinaan untuk mempersiapkan siswa-siswinya agar dapat diterima di kampus-kampus top dunia, termasuk kampus-kampus yang ada di Indonesia.

“Tetapi yang kita berikan adalah proses pembinaan untuk persiapan siswa-siswinya bisa diterima di kampus-kampus top dunia, termasuk kampus-kampus yang ada di Indonesia,” jelas Brian. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan tanpa membebani anggaran negara.

Inisiatif Kemendiktisaintek ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan adanya Sekolah Unggulan Garuda dan Sekolah Transformasi Garuda, diharapkan semakin banyak siswa yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan bersaing di tingkat global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru