KMDT Sumbar Merayakan Keberagaman Melalui Festival Seni Budaya 2023

- Penulis

Minggu, 5 November 2023 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pagelaran seni dan budaya multi etnis di Sumatera Barat.

Ilustrasi - Pagelaran seni dan budaya multi etnis di Sumatera Barat.

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pimpinan Wilayah Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menggelar Festival Seni Budaya, Pameran dan Bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang pada 2 Desember 2023 dalam rangka merayakan keberagaman budaya di provinsi tersebut.

“Sebagaimana penyelenggaraan kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya, Festival Seni dan Budaya 2023 yang diinisiasi oleh KMDT Sumbar ini diadakan dalam rangka pelestarian kebudayaan,” kata Ketua KMDT Provinsi Sumbar Togi P. Tobing saat diwawancarai Mediadelegasi dari Medan, Sabtu (4/11).

Festival tersebut selain menampilkan atraksi seni dan budaya Minangkabau, juga turut disemarakkan oleh penampilan dan atraksi dari berbagai etnis, diantaranya Mentawai, Batak, Melayu, Nias, Sunda, Jawa dan Tionghoa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus mengenai penyelenggaraan festival seni dan budaya 2023, pihak KMDT Sumbar selaku panitia penyelenggara telah melakukan berbagai persiapan, termasuk mengundang para pelaku UMKM agar turut ambil bagian dalam kegiatan bazar.

Ditambahkannya, festival seni dan budaya ini merupakan cerminan kehidupan bernegara yang rukun dan harmonis dalam keberagaman sehingga diharapkan dapat mempererat rasa persatuan antar sesama anak bangsa.

Melalui kegiatan itu, KMDT senantiasa mengajak segenap elemen masyarakat untuk selalu merajut kebhinekaan ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA:  Young Suk Kwon Atensi SDN 10 Lumban Suhisuhi SGC

Lebih lanjut Togi menekankan bahwa keberagaman seni dan budaya merupakan salah satu daya pacu kepariwisataan yang dapat mendorong semua provinsi di Tanah Air untuk berbagi kebersamaan yang menguntungkan dengan membangun ikatan yang kebih kuat satu sama lain.

Oleh karena itu, momentum penyelenggaraan festival seni dan budaya akan menambah spirit bagi jajaran pengurus dan anggota KMDT Sumbar bersama para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk terus memperluas kolaborasi promosi pariwisata, baik di Sumbar maupun kawasan Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut).

“Tujuan utama dari kolaborasi promosi pariwisata ini adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke sejumlah destinasi wisata di Sumbar dan Sumut termasuk Danau Toba, sehingga berdampak secara positif kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di kedua provinsi tersebut,” ujar Togi.

Disebutkannya, Sumbar dan Sumut sama-sama memiliki keanekaragaman potensi pariwisata mulai dari keindahan alam, warisan seni dan budaya nenek moyang, serta peninggalan sejarah.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat KMDT Edison Manurung mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Provinsi Sumbar untuk ikut memeriahkan gelaran festival seni dan budaya tahunan KMDT tersebut.

BACA JUGA:  Ketua Umum KMDT Silaturahmi dengan Pj. Gubernur Sumut

“Pagelaran dan pelaksanaan festival seni dan budaya ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara KMDT dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Mahyeldi Ansharullah,” ujar Edison.

Pihak KMDT, kata dia, sangat mendukung dan sependapat dengan komitmen Pemprov Sumbar bahwa ragam corak adat dan budaya Indonesia yang multietnik harus dipandang sebagai aset dan potensi berharga yang perlu ditumbuhkembangkan untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Selain Sumbar, lanjutnya, KMDT telah pula mengembangkan kerja sama promosi pariwisata berbasis kearifan lokal dengan beberapa Pemprov lain di Tanah Air.

Tidak hanya itu, kata mantan Ketua DPP KNPI era tahun 2000-an itu, KMDT selama beberapa tahun terakhir turut berperan aktif mengembangkan desa wisata atau pariwisata berbasis komunitas di kawasan Danau Toba.

“Keberadaan desa wisata binaan KMDT ini diharapkan bisa menjadi penyangga pengembangan pariwisata di Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba, sehingga wisatawan yang datang tidak hanya melihat keindahan alam, namun bisa menikmati potensi desa wisata di kawasan Danau Toba,” paparnya. D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:17 WIB

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Berita Terbaru