Medan-Mediadelegasi: Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (GABPKIN) Sumatera Utara (Sumut), Ir. Mandalasah Turnip, SH, menyarankan kepada Pemko Medan agar melengkapi fasilitas Lapangan Merdeka dengan papan informasi publik dan rambu-rambu.
“Lapangan Merdeka perlu dilengkapi papan informasi dan rambu-rambu untuk pengujung,” katanya, menanggapi terjadinya kerusakan karpet di lintasan lari atau jogging track Lapangan Merdeka.
Sebagai informasi, area jogging track Lapangan Merdeka ditutup sementara karena karpetnya yang terbuat dari bahan karet sintetis koyak sehingga tidak layak dipakai warga sebagai sarana lintasan olahraga lari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuat dugaan karpet di jalur khusus olahraga lari yang belum satu minggu difungsikan itu sengaja dikoyak oleh orang tak dikenal atau akibat dilalui para pesepeda.
Menurut Mandalasah, kerusakan yang terjadi pada sarana dan prasarana di Lapangan Merdeka seharusnya bisa dicegah jika Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah terkait menyiapkan rambu-rambu, sarana informasi dan pengawasan secara konsisten.
Keberadaan papan informasi dan rambu-rambu di sejumlah titik, lanjutnya, akan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikut menjaga dan merawat lapangan bersejarah yang baru selesai direvitalisasi tersebut.
Lebih lanjut ia mengemukakan bahwa penataan ruang Kota Medan selama sekitar tiga tahun terakhir sudah mulai berjalan dengan baik, sehingga membuat wajah ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu terkesan lebih humanis dan peduli lingkungan.
“Kota Medan kini terlihat mulai lebih tertata. Ini disebabkan Pemerintah Kota Medan memfokuskan pengembangan ruang terbuka hijau atau RTH untuk menata kota, ” kata Mandalasah yang juga berprofesi sebagai arsitek.
Ditambahkannya, penataan ruang kota yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan kota yang nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Keberlanjutan program pembangunan penataan perkotaan yang lebih humanis, katanya, sudah menjadi kebutuhan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Medan. D/Red












