Larangan Vape Bagi ASN Sumut Segera Jadi Perda, Cegah Jadi Alat Penyaluran Narkoba

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Vape (Rokok Electric). Foto: Ist.

Ilustrasi Vape (Rokok Electric). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana mengukuhkan larangan penggunaan rokok elektrik atau vape menjadi Peraturan Daerah. Langkah ini menyusul Instruksi Gubernur yang sudah lebih dulu melarang seluruh Aparatur Sipil Negara, PPPK, hingga pegawai BUMD menggunakan produk tersebut di lingkungan kerja maupun saat bertugas.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumut, Mulyono, mengungkapkan kebijakan ini disambut baik oleh kalangan legislatif. Dukungan DPRD menjadi landasan kuat untuk mengubah instruksi kepala daerah menjadi payung hukum yang lebih kokoh dan mengikat.

“Gubernur sudah melarang semua ASN, PPPK, dan pegawai BUMD menggunakan vape. Sedangkan untuk masyarakat umum saat ini masih berupa imbauan. Karena DPRD merespons positif, maka akan kita tingkatkan menjadi Perda,” tegas Mulyono di Medan, Rabu, (29/7/2026).

Keputusan ini bukan tanpa alasan mendasar. Rokok elektrik dinilai berpotensi besar dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab sebagai sarana baru penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang lebih tersembunyi.

BACA JUGA:  Pasca Bencana, Bobby Nasution Pastikan Sekolah di Sumut Kembali Beroperasi, PUBG Diperluas ke Daerah Terdampak

“Memang tidak semua vape mengandung narkoba, namun langkah pencegahan ini penting untuk melindungi jajaran pegawai dari jeratan bahaya yang mengintai,” jelasnya.
Instruksi Gubernur Nomor 188.54/3/INST/2026 telah disebarkan ke seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Utara agar kebijakan ini berjalan serentak.

Pemprov juga tak tinggal diam dengan membentuk Tim Terpadu Penanganan Narkoba yang melibatkan Badan Narkotika Nasional hingga Polda Sumut. Tiga pendekatan utama dijalankan: pencegahan, penindakan tegas terhadap pengedar, serta rehabilitasi bagi pengguna.

“Kami rutin melakukan razia gabungan. Jika ditemukan barang bukti positif, dibawa ke BNN untuk penilaian. Jika terbukti mengedar, diproses hukum. Jika hanya pengguna, segera direhabilitasi,” papar Mulyono.

Kepala BNN Provinsi Sumut, Tatar Nugroho, memberikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Pemprov. Ia menilai kebijakan ini sangat strategis di tengah maraknya modus baru penyalahgunaan narkoba yang memanfaatkan kemasan vape.

BACA JUGA:  Jembatan Aek Sipange Diresmikan, Akses Tapsel Terbuka

“Ini bukti kepemimpinan yang luar biasa. Setidaknya dari lingkungan internal pemerintahan sudah memberikan contoh nyata perlindungan bagi aparatur sekaligus dampaknya akan terasa hingga ke masyarakat luas,” ujar Tatar.

Kini publik menantikan pengesahan Perda tersebut agar larangan yang semula bersifat instruksi menjadi aturan yang memiliki kekuatan hukum lebih kuat. Harapannya, Sumatera Utara benar-benar bersih dari peredaran narkoba yang mulai menyusup lewat kemasan modern.

Langkah ini juga menjadi peringatan keras bahwa segala bentuk potensi penyalahgunaan narkoba akan diputus sejak dini, tak peduli seberapa rapi kemasan yang digunakan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Ivan

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru