Mahfud MD Peringatkan Kepala Daerah: Hindari Jebakan Korupsi

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD saat memberi pembekalan terhadap kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2025). Foto : Ist.

Mahfud MD saat memberi pembekalan terhadap kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2025). Foto : Ist.

Jakarta-Mediadelegasi : Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan peringatan keras kepada kepala daerah, khususnya kader PDI Perjuangan, agar tidak terjerat korupsi. Dalam pembekalan di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2025), Mahfud menekankan betapa mudahnya sistem pemerintahan dan politik saat ini membuka celah korupsi, bahkan bagi mereka yang berniat baik.

 

Mahfud menyoroti proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan program-program pemerintah sebagai titik rawan korupsi. Ia mencontohkan bagaimana banyak kepala daerah terjerat kasus hukum karena praktik kolusi dalam penganggaran dan proyek-proyek pemerintah. Sistem yang rumit dan birokrasi yang berbelit seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahfud juga menyentil mahalnya biaya politik dalam sistem pemilihan umum. Biaya yang besar ini dapat mendorong para kepala daerah untuk mencari cara-cara ilegal untuk mengembalikan modal kampanye, yang pada akhirnya berujung pada tindakan korupsi. Siklus ini menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus.

 

“Jadi jangan tergiur,” tegas Mahfud. “Kalau saat menjabat berbuat baik dan sesuai ideologi partai, maka pensiun dengan gagah dan tidur dengan tenang,” imbuhnya. Pesan ini menekankan pentingnya integritas dan etika dalam pemerintahan.

 

Mahfud mengingatkan bahwa konsekuensi hukum atas tindakan korupsi sangat berat. Ia menyebutkan hukuman penjara hingga puluhan tahun sebagai konsekuensi yang harus dihadapi para kepala daerah yang terlibat korupsi. Oleh karena itu, pencegahan sejak dini menjadi kunci utama.

 

Peringatan Mahfud ini menjadi pengingat penting bagi seluruh kepala daerah untuk senantiasa menjaga integritas dan menghindari praktik-praktik koruptif. Transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya korupsi dan membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru