Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat ekosistem musik dan perfilman melalui ekonomi kreatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, Medan selama Aini dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki banyak talenta muda berbakat di bidang musik dan film.
“Kami berkomitmen untuk membangkitkan ekonomi kreatif di kota Medan melalui musik dan perfilman,” Kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam siaran pers yang dilansir Mediadelegasi Medan, Sabtu (13/9).
Berbicara dalam acara dalam Talk show program Ngopi aja yang digelar salah satu stasiun radio swasta di Medan, Rico mengungkapkan bahwa industri musik dan film bekerja dalam sebuah ekosistem ekonomi kreatif yang dinamis.
Melalui kolaborasi, industri musik dan film dapat membuka akses yang lebih luas terhadap sumber daya, pengetahuan, dan pasar.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh generasi muda di Kota Medan untuk menunjukkan bakat dan potensi yang dimiliki di bidang musik maupun perfilman.
“Musik dan film merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan lebih jauh,” ujar Rico Waas.
Ditambahkannya, Medan sebagai kota multikultural sangat potensial dijadikan inspirasi dalam bermusik.
“Banyak penyanyi hebat berasal dari Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara. Mereka berbakat dan memiliki suara yang bagus. Apalagi kita multikultural, jadi ada nilai lebih dari kebudayaan yang ada akan menjadi inspirasi untuk tercipta karya musik”, kata Wali Kota.
Rico menambahkan, selama ini sudah banyak industri film yang menjadikan Kota Medan sebagai lokasi syutingnya.
Selain itu, banyak juga potensi dari aktor perfilman yang berasal dari Kota Medan dan daerah lain di Sumatera Utara.
Rico Waas mengaku bahwa dirinya secara pribadi juga menyukai musik dan pernah terjun ke dunia musik melalui grup band saat masa sekolah.
“Dimasa itu menurut Rico Waas perkembangan musik cukup bergeliat, tentunya saat ini dapat dikembalikan lagi agar ekonomi kreatif kita semakin meningkat,” ucap dia.
Pihaknya juga berencana mensentralisasikan pasar kreatif yang saat ini tersebar di berbagai lokasi di Medan untuk menciptakan “melting pot” bagi anak muda kreatif. D|rel












