Selain itu, ia menyinggung adanya oknum yang mencatut nama UMKM untuk mendapatkan fasilitas KUR.
“UMKM itu tulang punggung ekonomi Indonesia. Tapi begitu mereka bertahan, malah dilupakan. Enggak ada program, enggak ada kredit yang jelas,” ujarnya geram.
Purbaya menyadari bahwa KUR bukan program langsung di bawah Kementerian Keuangan, melainkan berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Meski demikian, ia menegaskan berhak ikut memeriksa karena dana KUR berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola pihaknya.
Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memperbaiki penyaluran KUR agar lebih tepat sasaran.
“Saya beresin sama Menko ya. Tapi kalau enggak tepat sasaran, saya berhentiin uangnya. Subsidi bunga saya berhentiin, biar aja,” tegasnya. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






