Mundur dari PSI, Ade Armando: Saya Tidak Ingin Partai Jadi Sasaran Serangan

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Armando saat memberikan keterangan pers terkait keputusannya mundur dari PSI di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026). Ia menegaskan langkah ini diambil demi kebaikan bersama agar nama baik partai tidak terus diseret dalam kasus hukum yang menimpanya. Foto: Ist.

Ade Armando saat memberikan keterangan pers terkait keputusannya mundur dari PSI di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026). Ia menegaskan langkah ini diambil demi kebaikan bersama agar nama baik partai tidak terus diseret dalam kasus hukum yang menimpanya. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Mundur dari PSI, pegiat media sosial, Ade Armando, resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan ini diambil menyusul berbagai laporan hukum yang dilayangkan terhadap dirinya dan dinilai mulai menyeret nama baik partai politik yang ia bela selama ini.

“Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, saya mundur demi kebaikan bersama,” ujar Ade saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Ade menegaskan bahwa selama ini, setiap pernyataan atau opini yang ia sampaikan murni merupakan suara pribadi sebagai individu yang bebas berpendapat. Menurutnya, tidak ada satu pun hal yang disampaikannya yang bermuatan politis atau mewakili sikap resmi partai.

Namun pada kenyataannya, situasi berjalan berbeda dengan harapan. Alih-alih hanya dirinya yang menjadi sorotan, justru partai tempat ia bernaung juga ikut menjadi sasaran serangan dan kritik dari berbagai pihak.

“Seandainya itu memang hanya yang jadi sasaran tembaknya adalah hanya saya, menurut saya ya saya tidak keberatan, saya akan hadapi. Kalau saya dipanggil oleh polisi, saya akan datang, saya akan jelaskan bahwa saya tidak pernah melakukannya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Jokowi Beri Dukungan Penuh untuk PSI, Kaesang: Peran Saya akan Jelas Usai Pembentukan DPP

“Masalahnya, pada saat yang sama, ternyata ada kelompok-kelompok atau pihak-pihak yang menurut saya dengan sengaja mengorkestrasi ini untuk juga menyerang atau menghancurkan PSI. Saya tidak terima itu,” imbuh Ade dengan tegas.

Sebagai informasi tambahan, keputusan Ade Armando untuk mundur ini sudah mendapatkan persetujuan penuh dari DPP PSI. Secara administratif, terhitung sejak tanggal 4 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, status Ade Armando sudah bukan lagi sebagai kader partai tersebut.

Keputusan ini diambil di tengah menjamurnya laporan hukum yang dilayangkan terhadap dirinya. Salah satunya datang dari 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama yang melaporkannya ke Bareskrim Polri.

Dalam laporan tersebut, Ade diduga melakukan framing atau pemojokan terhadap potongan video ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang dinilai menistakan agama Kristen melalui kanal YouTube dan podcast.

BACA JUGA:  Terseret Kasus Korupsi Kadis UKM Sumut Mundur

Tak hanya di tingkat Mabes Polri, Ade Armando juga tercatat sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelaporan ini dilakukan oleh kelompok Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku.

Mereka menuding Ade telah melakukan tindakan penghasutan dan provokasi lewat konten yang disebar melalui YouTube Cokro TV dan Facebook. Konten tersebut dinilai memicu kebencian serta menyerang kehormatan dan nama baik Jusuf Kalla.

Dengan langkah mundur ini, Ade berharap agar tekanan yang selama ini dialami oleh partai dapat berkurang dan tidak semakin meluas, sehingga PSI bisa kembali fokus pada program dan perjuangan partai tanpa terganggu oleh isu-isu yang melibatkan dirinya secara pribadi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD
PT PAL Indonesia Resmi Bangun Kapal Selam Scorpene Generasi Terbaru, Pekerjaan Ditargetkan 8 Tahun
Polda Jabar Tangkap Dua Tersangka Penyebar Konten Hasutan Terkait Pernyataan Presiden Prabowo
Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU
Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall
Rp20.5 Triliun Bantuan ke 490 Pemda: Solusi Kilat atau Obat Penunda Penyakit Fiskal Daerah?
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Jilid III Roy Suryo, Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Ditolak
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Polda Jabar Tangkap Dua Tersangka Penyebar Konten Hasutan Terkait Pernyataan Presiden Prabowo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall

Berita Terbaru

Penulis: Dr. Wilmar Eliaser Simandjorang, M.Si.

Opini

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?

Senin, 10 Agu 2026 - 10:34 WIB

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB