Granat Aktif Ditemukan di Perkebunan Banyuwangi, Polisi Lakukan Peledakan Terkendali

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Komposit Gegana Unit Jibom saat melakukan identifikasi dan penanganan granat tangan aktif tipe 5 off produksi Pindad yang ditemukan di area Perkebunan Kendenglembu, Banyuwangi, Selasa (5/5/2026). Benda berbahaya tersebut akhirnya dimusnahkan di tempat melalui peledakan terkendali. Foto: Ist.

Tim Komposit Gegana Unit Jibom saat melakukan identifikasi dan penanganan granat tangan aktif tipe 5 off produksi Pindad yang ditemukan di area Perkebunan Kendenglembu, Banyuwangi, Selasa (5/5/2026). Benda berbahaya tersebut akhirnya dimusnahkan di tempat melalui peledakan terkendali. Foto: Ist.

Banyuwangi-Mediadelegasi: Suasana tenang di area Perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, seketika berubah mencekam pada Selasa, 5 Mei 2026. Sebuah granat tangan dalam kondisi aktif ditemukan tergeletak di lokasi tersebut, memicu respons cepat dari kepolisian untuk mencegah risiko ledakan yang bisa membahayakan nyawa.

Insiden bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat seorang buruh kebun bernama Aladin (45 tahun) sedang melakukan kegiatan pemupukan rutin di Afdeling Besaran. Saat bekerja, matanya tertuju pada sebuah benda logam yang mencurigakan di tanah.

Setelah diperhatikan lebih dekat, benda tersebut teridentifikasi sebagai granat tangan tipe 5 off produksi Pindad yang masih utuh. Menyadari bahaya yang mengancam, Aladin tidak berani menyentuh atau memindahkannya dan segera melapor ke pihak administrasi perkebunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Glenmore. Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, tidak membuang waktu. Tepat pukul 09.55 WIB, ia langsung memimpin personelnya bergerak menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter, Berlaku 10–13 Mei 2026

Langkah pertama yang diambil adalah melakukan pengamanan maksimal. Akses jalan menuju area ditemukannya granat segera ditutup dan dipasang garis polisi untuk menjauhkan warga dari zona bahaya.

“Kami mengutamakan keselamatan warga. Sterilisasi area dilakukan segera sambil menunggu tim ahli dari Satuan Brimob tiba,” tegas AKP Budi Hermawan saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Menunggu tidak berlangsung lama. Pukul 14.40 WIB, Tim Komposit Gegana Unit Jibom dari Kompi Bondowoso tiba di lokasi membawa peralatan khusus penanganan bahan peledak.

Tim ahli kemudian melakukan identifikasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap benda tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa meski granat itu mengalami gagal ledak, namun statusnya masih sangat berbahaya, tidak stabil, dan berpotensi meledak jika tersentuh atau terkena guncangan.

BACA JUGA:  Wagub: Penerimaan DBH Perkebunan Sumut Terus Menurun

Mengingat kondisi yang rawan dan demi keamanan maksimal, tim penjinak bom mengambil keputusan tegas untuk melakukan pemusnahan di tempat atau disposal.

Proses peledakan terkendali pun dilakukan dengan prosedur yang sangat ketat dan aman. Ledakan terdengar cukup keras namun terkontrol, dan granat pun berhasil dimusnahkan tanpa menimbulkan korban atau kerusakan sama sekali.

Pasca insiden ini, Polresta Banyuwangi melalui jajarannya mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada. Jika menemukan benda asing yang mencurigakan, dilarang keras untuk menyentuh, memindahkan, atau mencoba membukanya.

“Kecepatan pelaporan warga seperti yang dilakukan Aladin adalah kunci utama dalam mencegah tragedi di ruang publik. Segera lapor ke pihak berwajib agar bisa ditangani oleh ahlinya,” pungkasnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Ijazah Jokowi Ditolak PTUN: Tak Berwenang dan Lewat Waktu, Bonatua Kecewa tapi Tak Menyerah
Menteri Keuangan Beri Tenggat 6 Bulan Bawa Pulang Aset Luar Negeri, Tegas: Tak Ada Lagi Tax Amnesty
Viral Insiden Penilaian LCC Empat Pilar Kalbar, Pimpinan MPR Minta Maaf dan Janji Evaluasi Total
Rapat Pleno Perdana PPI: Kokohkan Persaudaraan dan Peran Strategis Keluarga Besar PARNA
Viral Harga Pertalite Tanpa Subsidi Rp16.088, Pertamina: Itu Wewenang Pemerintah
Hadir Sidang Kasus Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Saya Cek Nalar Hukumnya Bersih atau Ada ‘Karat Politik’
Minta Prabowo Hapus Kasta Guru, Lalu Hadrian: Semua Harus Jadi PNS
20 Warga Meninggal dalam Sebulan, Menteri HAM: Konflik Papua Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:08 WIB

Gugatan Ijazah Jokowi Ditolak PTUN: Tak Berwenang dan Lewat Waktu, Bonatua Kecewa tapi Tak Menyerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:59 WIB

Menteri Keuangan Beri Tenggat 6 Bulan Bawa Pulang Aset Luar Negeri, Tegas: Tak Ada Lagi Tax Amnesty

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:41 WIB

Viral Insiden Penilaian LCC Empat Pilar Kalbar, Pimpinan MPR Minta Maaf dan Janji Evaluasi Total

Senin, 11 Mei 2026 - 19:27 WIB

Rapat Pleno Perdana PPI: Kokohkan Persaudaraan dan Peran Strategis Keluarga Besar PARNA

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

Viral Harga Pertalite Tanpa Subsidi Rp16.088, Pertamina: Itu Wewenang Pemerintah

Berita Terbaru

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., MH, menyampaikan amanah Bupati saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Pemkab Labura Gelar FGD, Ancaman Kamtibmas dan Narkoba di bahas

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:47 WIB